ANALISIS HUBUNGAN ANTARA LITERASI MATEMATIKA DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Authors

  • Lidia Ida Zalukhu Universitas Nias
  • Netti Kariani Mendrofa Universitas Nias
  • Ratna Natalia Mendrofa Universitas Nias
  • Yakin Niat Telaumbanua Universitas Nias

DOI:

https://doi.org/10.26618/44frzv26

Keywords:

literasi matematika, Berpikir Kritis, Pembelajaran Matematika, SMP

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk mengevaluasi koneksi antara tingkat literasi matematika dan kapabilitas berpikir kritis siswa yang terlibat dalam instruksi matematika di SMP Negeri 4 Alasa. Metodologi yang diadopsi adalah teknik deskriptif kualitatif, yang didukung oleh instrumen observasi termasuk evaluasi pra-studi, evaluasi pasca-studi, dan dialog terstruktur. Peserta penelitian mencakup 25 individu dari kelas VIII yang diseleksi berdasarkan kriteria tertentu. Analisis data mengikuti kerangka kerja Miles dan Huberman, yang mencacup penyaringan informasi, kompilasi temuan, dan perumusan kesimpulan, guna menguraikan keterkaitan antara level literasi matematika dan kompetensi berpikir kritis. Aspek-aspek yang dikaji meliputi interpretasi persoalan, formulasi rencana tindakan, eksekusi komputasi, dan tinjauan ulang atas output. Temuan studi mengindikasikan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan tingkat yang terbatas dalam aspek berpikir kritis, sementara fraksim minoritas berhasil mencapai level unggul. Penelitian komprehensif menunjukkan bahwa pelajar dengan tingkat literasi matematika yang superior lebih mahir dalam menentukan data krusial, menyusun pendekatan penyelesaian, serta mengevaluasi hasil akhir, sementara itu pelajar dengan literasi yang kurang memadai menghadapi tantangan dalam menguraikan premis masalah, cenderung meniru solusi yang ada, atau memberikan jawaban tanpa dasar pemikiran. Observasi ini mengindikasikan hubungan signifikan antara kecakapan literasi matematika dengan kapasitas berpikir kritis pada pelajar, sekaligus menggarisbawahi urgensi implementasi metode edukasi yang berfokus pada literasi, meliputi pemanfaatan studi kasus relevan, kolaborasi dalam kelompok, dan kegiatan evaluatif diri, guna mendukung pelajar dalam mengasah kemampuan analisis, penalaran logis, dan penilaian terhadap proses serta produk belajar mereka.

Author Biographies

  • Lidia Ida Zalukhu, Universitas Nias

    Pendidikan Matematika

  • Netti Kariani Mendrofa, Universitas Nias

    Pendidikan Matematika

  • Ratna Natalia Mendrofa, Universitas Nias

    Pendidikan Matematika

  • Yakin Niat Telaumbanua, Universitas Nias

    Pendidikan Matematika

References

Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Revisi ed.). Rineka Cipta.

Arimbawa, G. P. A., Ariawan, I. P. W., & Parwati, N. N. (2024). Pengembangan virtual lab untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP kelas VIII pada mata pelajaran matematika. JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 7(1), 46–58. https://doi.org/10.17977/um038v7i12024p046

Basri, H., Jannah, U. R., Nuritasari, F., & Yahya, A. (2021). Identifikasi kemampuan berpikir kritis siswa pada masalah dengan informasi yang kontradiksi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 10(1), 63–72. https://doi.org/10.25273/jipm.v10i1.9290

Ennis, R. H. (2011). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions and abilities. University of Illinois at Urbana-Champaign. https://education.illinois.edu/docs/default-source/faculty-documents/enniscriticalthinking.doc

Facione, P. A. (2015). Critical thinking: What it is and why it counts. Measured Reasons and The California Academic Press.

Hasanah, N., & Saputro, M. (2021). Literasi matematika dalam pembelajaran kontekstual untuk siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 13(1), 45–55. https://doi.org/10.xxxx/jppm.v13i1.xxxx

Huda, M. (2020). Strategi pembelajaran matematika berbasis literasi untuk meningkatkan HOTS siswa. Pustaka Pelajar.

Janah, S. R., Suyitno, H., & Rosyida, I. (2019). Pentingnya literasi matematika dan berpikir kritis matematis dalam menghadapi abad ke-21. PRISMA: Prosiding Seminar Nasional Matematika, 2, 905–910. https://doi.org/10.29303/prisma.v2i2.29305

Mendrofa, N. K., Mendrofa, R. N., & Telaumbanua, Y. N. (2023). Analisis peran literasi matematika dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP Negeri 4 Alasa. Jurnal MES: Mathematics Education Studies, 11(2), 100–112.

Nugroho, R. A. (2018). Higher-order thinking skills (HOTS). Grasindo.

OECD. (2019). PISA 2018 assessment and analytical framework. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/b25efab8-en

Oktariani, O., & Ekadiansyah, E. (2020). Peran literasi dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi, dan Kesehatan (J-P3K), 1(1), 23–33. https://doi.org/10.51849/j-p3k.v1i1.11

Rahardhian, D. (2022). Literasi matematika dan implikasinya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Jurnal Matematika dan Pendidikan, 9(1), 77–85.

Rahma, N. A., Sugilar, H., & Suprianti, D. (2024). Peran literasi matematika pada kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Analisa, 10(2), 116–126. https://doi.org/10.15575/ja.v10i2.40262

Sugiyanto, H. (2023). Strategi pengembangan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Jurnal Kajian Pendidikan Matematika, 5(2), 144–152.

Tiruneh, D. T., De Cock, M., & Elen, J. (2020). Enhancing critical thinking skills in secondary school students: A review of intervention studies. Educational Research Review, 30, 100331. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2020.100331

Ulfa, M., Sari, R., & Handayani, T. (2023). Peran matematika dalam membentuk kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 12(1), 55–64.

Wahyuni, S. (2022). Berpikir kritis sebagai keterampilan abad 21 dalam pendidikan matematika. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 33–42.

Wahyuni, S., & Santoso, A. (2022). Peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui literasi matematika siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 16(2), 123–132. https://doi.org/10.xxxx/jpm.v16i2.xxxx

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles