Penerapan Bermain Peran Berbasis Pembelajaran Mendalam Teks Berita Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara

DOI: https://doi.org/10.26618/0snjx611

Penulis

  • Nurul Hidayat Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Sujinah Universitas Muhammadiyah Surabaya

Abstrak

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara murid kelas VIIA melalui penerapan metode bermain peran pada teks berita dalam pembelajaran mendalam di SMP Islam Terpadu Al Uswah Banyuwangi. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berbicara murid, khususnya dalam menyampaikan informasi dengan jelas, logis, dan menarik perhatian. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian meliputi seluruh murid di kelas VIIA, sementara data diperoleh melalui observasi, tes berbicara, dan catatan reflektif dari guru.Metode bermain peran diterapkan dalam dua siklus, yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Temuan dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara. Rata-rata nilai murid naik dari 62,5 pada prasiklus, menjadi 78,4 pada siklus I, dan mencapai 88,2 pada siklus II. Selain peningkatan nilai, murid juga menunjukkan motivasi yang lebih tinggi, rasa percaya diri yang meningkat, serta mampu menyusun informasi berita dengan lebih logis dan komunikatif. Guru juga mencatat bahwa metode permainan peran mendorong interaksi yang aktif, kolaborasi, dan pemahaman yang lebih mendalam terhadap teks berita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode bermain peran dalam pembelajaran mendalam terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara murid. Temuan ini membawa implikasi bagi guru Bahasa Indonesia untuk memaksimalkan metode pengajaran yang bersifat interaktif dan berbasis pengalaman.

Kata Kunci: pembelajaran mendalam; kemampuan berbicara; metode bermain peran; penelitian tindakan kelas, motivasi

Diterbitkan

2026-06-29

Terbitan

Bagian

Artikel