POTRET PENDIDIKAN ISLAM MODEL MUHAMMADIYAH DAN PERANNYA DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM INDONESIA

Darsitun Darsitun

Abstract


Artikel ini lahir dengan latar belakang fenomena perkembangan dunia yang semakin global menuntut semua lapisan masyarakat berpikir modern. Penulis tertarik membicarakan pendidikan Islam khususnya pendidikan model Muhammadiyah yang tentunya tidak dapat dilepaskan dari sosok pendirinya yaitu KH. Ahmad Dahlan. Jenis pendekatan yang dipilih dalam menyusun tulisan ini adalah library research dengan analisis deskriptif content analysis. Dari penelitian ini dihasilkan bahwa fakta bahwa Muhammadiyah memiliki kemampuan untuk survive dalam mengelola pendidikan selama lebih satu abad (1912-2019) memang memerlukan landasan berpijak yang kokoh berupa seperangkat nilai-nilai dasar, jika terasa berlebihan untuk menyebutnya sebagai filsafat pendidikan. Penekanan pada karakter Islam yang berkemajuan, seperti yang dinyatakan oleh KH. Ahmad Dahlan dalam berbagai pesannya memberikan kekuatan yang dinamis bagi pencerahan peradaban ketika dihadapkan dengan perkembangan zaman. Tidak sekadar mempunyai kecerdasan, pengenalan diri, namun berpihak orang lain (mustadh’afin). Pendidikan Muhammadiyah merupakan pendidikan Islam modern yang mengintegrasikan agama dengan kehidupan dan antara iman dan kemajuan yang holistic.  


Keywords


Muhammadiyah, Filsafat Pendidikan, Integralistik, Berkemajuan

Full Text:

PDF

References


Abdul Munir Mulkhan. (1990). Pemikiran KH Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah dalam Perspektif Perubahan Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.

Abdul Munir Mulkhan. (1990). Warisan Intelektual K.H. Ahmad Dahlan dan Amal Muhammadiyah. Yogyakarta: Percetakan Persatuan.

Alwi Shihab. (1998). Membendung Arus: Respon Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristen di Indonesia. Bandung: Mizan Pustaka.

Amin Abdullah. (t.t.). Filsafat Pendidikan Muhammadiyah Berbasis Islamic Studies Tingkat Kesarjanaan. Diambil 26 September 2019, dari http://aminabd.wordpress.com

Benni Setiawan. (2015, Kamis Legi, Mei (18 Rejeb 1948). Internasionalisasi Pendidikan Muhammadiyah. Opini Kedaulatan Rakyat, hlm. Halaman 12.

Deliar Noer. (1982). Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942. Jakarta: LP3ES.

Dja’far Siddik, & Asrul Daulay. (t.t.). Filsafat Pendidikan Muhammadiyah, Sebuah Kumpulan Essay Apresiasi atas Pengukuhan Guru Besar Filsafat Pendidikan Islam Prof. Al Rasyidin, M.Ag (file PDF). Perdana Publishing.

Djarusari Hadikusumo. (t.t.). Dari Jamaluddin Al-Afghani sampai K.H. Ahmad Dahlan. Yogyakarta: Percetakan Persatuan.

K.R.H. Hadjid. (2006). Pelajaran K.H. Ahmad Dahlan, Falsafah Ajaran Dan 17 Kelompok Ayat Alquran. Yogyakarta: LPI PPM.

M. Quraish Shihab. (2008). Membumikan” Al-Quran: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan Pustaka.

M. Yunan Yusuf, & dkk. (2005). Ensiklopedi Muhammadiyah. Yogyakarta: Raja Grafindo Persada dan Dikdasmen PP. Muhammadiyah.

Mustafa Kemal dan Ahmad Adaby Darban. (2003). Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam: Perspektif Historis dan Ideologis. Yogyakarta: LPPI.

Nelly Yusra. (t.t.). MUHAMMADIYAH: GERAKAN PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM. POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam, Vol. 4, No. 1, Januari – Juni 2018.

Sembodo Ardi Widodo. (2011). Konstruksi Keilmuan Muhammadiyah Dan NU. Jurnal Al- Ulum, Volume. 11, Nomor 2.

Siti Arofah, dan Ma’arif Jamu’in. (2015). Gagasan Dasar Dan Pemikiran Pendidikan Islam K.H Ahmad Dahlan,. Surakarta : UMS Jurnal Tajdida, Vol. 13, No. 2,(Desember), hal. 115.

Soedjak. (1989). Muhammadiyah dan Pendirinya. Yogyakarta: Majlis Pustaka.

ST Rajiah Rusydi. (t.t.). PERAN MUHAMMADIYAH ( KONSEP PENDIDIKAN, USAHA-USAHA DI BIDANG PENDIDIKAN, DAN TOKOH). Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam| Unismuh Makassar, Volume 1(No 2), 139–148.

Tim PP. (2010). Tanfidz Keputusan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah.




DOI: https://doi.org/10.26618/jtw.v5i01.2459

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 DARSITUN DARSITUN

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.