FUNGSI PRAGMATIK UNGKAPAN ARAB DALAM INTERAKSI MAHASISWA UIN WALISONGO SEMARANG: ANALISIS SOSIOPRAGMATIK

DOI: https://doi.org/10.26618/km60q781

Penulis

  • Zainurrakhmah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Namira Choirani Fajri Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Abstrak

Penelitian ini mengkaji fungsi pragmatik ungkapan Arab dalam percakapan lisan mahasiswa UIN Walisongo Semarang pada konteks interaksi akademik keagamaan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan penelitian sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada klasifikasi alih kode dan faktor sosial, sementara dimensi ilokusi, pengelolaan wacana, dan distribusi relasional belum dianalisis secara terpadu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk dan konteks penggunaan ungkapan Arab, menganalisis fungsinya sebagai realisasi tindak tutur, penanda wacana, dan penanda sosiopragmatik, serta menjelaskan distribusinya dalam relasi sebaya dan hierarkis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan orientasi sosiopragmatik yang mengintegrasikan teori tindak tutur Searle, prinsip kesantunan Leech, kerangka etnografi komunikasi Hymes, dan konsep discourse markers Schiffrin. Data diperoleh melalui rekaman percakapan alami selama dua bulan yang melibatkan 20 partisipan dan menghasilkan 24 tipe ungkapan Arab sebagai unit analisis. Analisis dilakukan melalui transkripsi verbatim, pemetaan konteks situasional, dan klasifikasi fungsi pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan Arab berfungsi sebagai sumber daya pragmatik multidimensional yang merealisasikan tindak tutur ekspresif, direktif, asertif, dan komisif, sekaligus mengelola struktur wacana dan mengindeks deferensi dalam relasi hierarkis. Temuan ini menunjukkan bahwa ungkapan Arab telah terintegrasi dalam repertoar pragmatik mahasiswa sebagai bagian dari gaya tutur religius-akademik yang dibangun bersama.

Kata Kunci: sosiopragmatik, ungkapan Arab, fungsi pragmatik, tindak tutur

Diterbitkan

2026-06-29

Terbitan

Bagian

Artikel