DEATH AS CULTURAL TEXT: HERMENEUTICS OF TORAJA LANGUAGE AND CONTEXTUAL THEOLOGY
DOI: https://doi.org/10.26618/mhxsaa27
Abstrak
Kematian dalam masyarakat Toraja tidak hanya dipahami sebagai peristiwa biologis, tetapi sebagai pengalaman budaya yang diungkapkan dan dimaknai melalui bahasa. Artikel ini bertujuan mengkaji bahasa Toraja tentang kematian sebagai teks budaya dengan menggunakan pendekatan hermeneutika bahasa yang dipadukan dengan perspektif teologi kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-interpretatif melalui studi pustaka dan analisis teks budaya terhadap istilah, ungkapan, serta narasi kematian dalam bahasa Toraja. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa Toraja (khususnya dalam Aluk To Dolo) memaknai kematian sebagai proses yang berlangsung secara bertahap, mempertahankan orang yang telah meninggal sebagai subjek sosial yang tetap berelasi dengan komunitas, serta membingkai kematian melalui metafora perjalanan yang kaya makna simbolik. Pembacaan hermeneutik memperlihatkan bahwa bahasa kematian Toraja membentuk pemahaman yang relasional, komunal, dan dinamis. Implikasi teologi kontekstual dari kajian ini menegaskan bahwa bahasa budaya dapat menjadi ruang refleksi iman yang membumi dan dialogis. Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi bagi kajian bahasa dan sastra, khususnya dalam memahami narasi kematian sebagai teks budaya, sekaligus memperkaya pengembangan teologi kontekstual di Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
The author owns the copyright and grants the journal rights for first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License which allows others to share the work with acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution of the published journal version of the work (for example, posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citations of published work (See The Effect of Open Access).
Statement of Authenticity and Manuscript Copyright can be downloaded: Here
After filling in the statement letter, please send via e-mail: konfiks@unismuh.ac.id


.png)

