INTERFERENSI BUDAYA DALAM PILIHAN LEKSIKON  SISWA KELAS BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING DI BANDUNG INDEPENDENT SCHOOL

DOI: https://doi.org/10.26618/m93jg228

Penulis

  • Zakia Hafshah Nur'aini Universitas Pendidikan Indonesia
  • Suci Sundusiah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Mochamad Whilky Rizkyanfi Universitas Pendidikan Indonesia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi budaya dalam pilihan leksikon siswa BIPA di Bandung Independent School yang berasal dari Korea, Amerika, dan Jerman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka etnografi komunikasi untuk mengkaji praktik penggunaan bahasa dalam situasi pembelajaran yang nyata dan kontekstual. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi partisipatif yang dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung serta dokumentasi berupa transkrip interaksi kelas dan catatan lapangan yang merekam peristiwa komunikasi antara guru dan siswa maupun antarsiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi budaya muncul secara konsisten dalam berbagai peristiwa komunikasi, khususnya ketika siswa merespons instruksi guru, menyampaikan pendapat, terlibat dalam diskusi kelompok, serta berinteraksi secara informal di dalam kelas. Siswa asal Korea cenderung menggunakan leksikon yang mencerminkan kesantunan berlapis dan kehati-hatian dalam bertutur, siswa asal Amerika menampilkan gaya berbahasa yang lebih langsung, ekspresif, dan egaliter, sedangkan siswa asal Jerman menggunakan leksikon yang ringkas, sistematis, dan rasional. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pilihan leksikon siswa tidak semata-mata dipengaruhi oleh kompetensi linguistik dalam bahasa Indonesia, tetapi juga oleh norma budaya asal yang membentuk kebiasaan dan strategi komunikasi mereka. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi aspek budaya dan pragmatik dalam pembelajaran BIPA agar pemelajar mampu menggunakan bahasa Indonesia secara tepat, baik secara linguistik maupun sosial-komunikatif.

Kata Kunci: interferensi budaya, pilihan leksikon, BIPA, lintas budaya, etnografi komunikasi.

 

Diterbitkan

2026-03-29

Terbitan

Bagian

Artikel