BELIEF SYSTEM SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 1 KOTA SOLOK

DOI: https://doi.org/10.26618/rfhgjc26

Penulis

  • Mega Putri Universitas Mahaputra Muhammad Yamin
  • Syahrul Ramadhan Padang State University
  • Yuli Triarina Padang State University

Abstrak

Belief system merupakan aspek psikologis yang memengaruhi cara siswa memahami dan merespons pembelajaran. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia, belief system berperan penting dalam menentukan keberanian berbicara, intensitas membaca, serta kemampuan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk belief system siswa, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang membentuknya, serta menganalisis pengaruhnya terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Kota Solok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belief system siswa terbentuk dalam tiga dimensi: keyakinan terhadap kemampuan berbahasa, keyakinan terhadap proses pembelajaran, dan keyakinan terhadap guru serta lingkungan belajar. Faktor internal seperti pengalaman keberhasilan, motivasi, dan regulasi diri berkontribusi positif terhadap pembentukan belief system. Faktor eksternal berupa strategi guru, dukungan teman sebaya, budaya literasi, dan dukungan keluarga memperkuat sistem keyakinan tersebut. Belief system terbukti memengaruhi keterlibatan siswa dalam membaca, menulis, dan berbicara. Siswa dengan belief system positif lebih aktif dan konsisten dalam kegiatan berbahasa. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan belief system perlu dilakukan oleh sekolah dan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia.

Diterbitkan

2026-06-29

Terbitan

Bagian

Artikel