Analisis Gaya Bahasa pada Puisi-puisi Karya Joko Pinurbo

DOI: https://doi.org/10.26618/pq7hnj26

Penulis

  • Fauzan Taqiyuddin Abdul Fatah Univeritas Al-Qolam Malang
  • Kholik Universitas Al Qolam Malang

Abstrak

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis fitur bahasa yang terdapat dalam dua puisi karya Joko Pinurbo dengan judul, "Doa Orang Sibuk yang 24 Jam Sehari Berkantor di Ponselnya" dan "Kepada Uang". Esensi dalam memahami gaya bahasa sebagai aspek utama yang mencerminkan nilai keindahan dan emosional dalam karya sastra merupakan latar belakang dari penelitian ini. Tujuan analisis ini untuk mengidentifikasi dan menafsirkan penggunaan gaya bahasa dalam puisi-puisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan stilistika, dimana peneliti dapat menemukan unsur gaya bahasa yang lebih dominan dengan cara menganalisis teks. Teknik pengumpulan data dengan cara membaca, mencatat, mengklasifikasi, dan menginterpretasi isi puisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa majas yang digunakan meliputi personifikasi, metafora, simbolisme, ironi, simile, hiperbola, dan apostrof. Puisi pertama menjelaskan hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan melalui metafora komunikasi, sedangkan puisi kedua menggambarkan hubungan manusia dengan uang melalui simbolisme kehidupan sehari-hari. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa bahasa figuratif Joko Pinurbo mengindikasikan keunikan dan kedalaman makna, menjadikan karyanya relevan dalam pembelajaran sastra sebagai bahan apresiasi seni dan refleksi sosial. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi terhadap puisi Indonesia serta memperkaya pengetahuan tentang pembelajaran sastra di kancah akademik.

Kata Kunci: Joko Pinurbo, puisi, gaya bahasa, stilistika.

 

Abstract

The aim of this study is to analyze the language features contained in two poems by Joko Pinurbo. The essence of understanding language style as the main aspect that reflects the beauty and emotional values in literary works is the background of this research. The aim of this analysis is to identify and interpret the use of language styles in these poems. This study uses a qualitative descriptive method through a stylistic approach, where researchers can find elements of language style that are more dominant by analyzing the text. Data collection techniques by reading, recording, classifying, and interpreting the contents of the poem. The results of the analysis show that the figures of speech used include personification, metaphor, symbolism, irony, simile, hyperbole, and apostrophe. The first poem explains the vertical relationship between humans and God through the metaphor of communication, while the second poem describes the relationship between humans and money through the symbolism of everyday life. The conclusion of this study confirms that Joko Pinurbo's figurative language indicates uniqueness and depth of meaning, making his work relevant in literary learning as a material for art appreciation and social reflection. This study is expected to increase appreciation of Indonesian poetry and enrich knowledge about literary learning in the academic arena.

Keywords: Joko Pinurbo, poetry, style, stylistics.

Biografi Penulis

Fauzan Taqiyuddin Abdul Fatah, Univeritas Al-Qolam Malang

Seorang santri asal Bandung yang telah lama menetap di Jawa Timur sejak pertengahan tahun 2016. Saat ini, ia sedang menempuh pendidikan di tingkat Ma'had Aly Pondok Pesantren Al-Khoirot dan juga berstatus mahasiswa S1 di Universitas Al-Qolam (UQM) Malang. Untuk informasi lebih lanjut, silakan berkunjung ke ruang sosialnya.

Referensi

Aleima Sharuna. (n.d.). Uang dan Kelekatan Emosional. Bank Saqu by PT Bank Jasa Jakarta. https://banksaqu.co.id/blog/uang-dan-kelekatan-emosional

Amalia, A. K., & Fadhilasari, I. (2019). Apa Itu Sastra; Jenis-Jenis Karya Sastra dan Bagaimanakah Cara Menulis dan Mengapresiasi Sastra. In CV Budi Utama.

Angesti, T., Sudrajat, R. T., & Sahmini, M. (2021). Analisis Gaya Bahasa pada Puisi “Dalam Diriku” Karya Sapardi Djoko Darmono. Journal on Education, 4(1), 14–19. https://doi.org/10.31004/joe.v4i1.401

Asiva Noor Rachmayani. (2015). MAJAS SIMILE DALAM KUMPULAN PUISI MODERN: SEBUAH PENDEKATAN SEMANTIK. 6.

Dewirohati, S. (2020). Analisis Gaya Bahasa Pada Puisi Karya Marhalim Zaini. 56.

Hakiimu, H., D, Y., & Akbar, O. (2024). Analisis Makna Majas Simbolik Antologi Puisi Nipah Panjang Karya Rini Febriani Hauri. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 14(1), 23. https://doi.org/10.33087/dikdaya.v14i1.598

Hasanah, D. U., Achsani, F., & Akbar Al Aziz, I. S. (2019). Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Pada Puisi-Puisi Karya Fadli Zon. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(1), 13. https://doi.org/10.22219/kembara.vol5.no1.13-26

Kasmi, H. (2016). Kajian Ironi dalam Antologi Puisi Negeri di Atas Kabut Karya sulaiman Juned. Metafora, IV(2), 1–7.

Kazha, C. (2023). Analisis Unsur Pembangunan Struktural Puisi “Tiada” Karya Joko Pinurbo. Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik Dan Sosial …, 1(3). https://journal.ariphi.or.id/index.php/Aktivisme/article/view/8%0Ahttps://journal.ariphi.or.id/index.php/Aktivisme/article/download/8/8

Nadia Karimah. (n.d.). Cara Kita Memandang Hidup Menentukan Masa Depan. Baktinusa. https://www.baktinusa.id/memandang-kehidupan/

Ningsih, I. M., Firmansyah, D., Anggraini, A., & Devi, K. (2024). Metafora dalam Puisi Winternachten Karya Joko Pinurbo. 7(1), 58–64.

Nugraheni Eko Wardani. (2009). Makna Totalitas dalam Karya Sastra. 260.

Pradotokusumo, P. S. (2005). Pengkajian Sastra.

Sari, M., & Asmendri, A. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science, 6(1), 41–53. https://doi.org/10.15548/nsc.v6i1.1555

Sari Rahayu, I. (2021). Analisis Kajian Semiotika Dalam Puisi Chairil Anwar Menggunakan Teori Charles Sanders Peirce. Semiotika, 15(1), 30–36. http://journal.ubm.ac.id/

Shaleha, M. (2016). Penggunaan Gaya Bahasa Hiperbola Dalam Kata-Kata Mario Teguh. Skripsi, 203–207.

Shany, A., & Astuti, R. D. (2024). Analisis Gaya Bahasa Puisi Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono: Kajian Stilistika. Biduk: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(2), 55–62.

Shiddiq, M. H., & Thohir, M. (2020). Analisis Makna Puisi ‘Aku Melihatmu’ Karya K. H. Mustofa Bisri Kajian Semiotik Michael Riffaterre. Humanika, 27(2), 59–69. https://doi.org/10.14710/humanika.v27i2.31223

Syamsiyah, N., & Rosita, F. Y. (2020). Gaya Bahasa dalam Kumpulan Puisi “Dear You” Karya Moammar Emka. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.30872/diglosia.v3i1.27

Unique, A. (2016). Majas dan Gaya Bahasa. 0, 1–23.

Utin Maekatini Ayuningsih, R. M. I. (2021). Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Pada Puisi – Puisi Karya Joko Pinurbo dengan Pendekatan Semiotik. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia), 4(September), 1–7.

Widyaningsih, L. (2021). Analisis Gaya Bahasa Dalam Kumpulan Puisi Kekasihku Karya Joko Pinurbo: Kajian Stilistika. Academica : Journal of Multidisciplinary Studies, 5(1), 105–120. https://doi.org/10.22515/academica.v5i1.4135

Yuniarti, L. (2023). Kajian Stilistika: Analisis Gaya Bahasa Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono Dalam Pembelajaran Sastra. Pedagogi : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(2), 66–71. https://doi.org/10.56393/pedagogi.v3i2.1701

Zaimarni, S., & Rumadi, H. (2020). Gaya Bahasa Perbandingan Fahri Hamzah dalam Acara Indonesia Lawyers Club. Jurnal Tuah: Pendidikan Dan Pengajaran Bahasa, 2(1), 10–16. https://jtuah.ejournal.unri.ac.id/index.php/JTUAH/

Diterbitkan

2026-03-29

Terbitan

Bagian

Artikel