ANALISIS UNSUR INTRINSIK DALAM PUISI KARYA SISWA KELAS VII MTS BABUSALLAM BUYA

DOI: https://doi.org/10.26618/3khyea84

Authors

  • Ekawati Iksan ISDIK Kie Raha Ternate Maluku Utara
  • Sidik Dero Siokona ISDIK Kie Raha Ternate Maluku Utara
  • Sarmina Ati ISDIK Kie Raha Ternate Maluku Utara

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik dalam puisi karya siswa kelas VII MTS Babusallam Buya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa pembelajaran menulis puisi di sekolah masih lebih berfokus pada hasil akhir dan pembacaan puisi, sedangkan analisis terhadap unsur pembangun puisi belum dilakukan secara mendalam. Padahal, pemahaman terhadap unsur intrinsik sangat penting untuk mengetahui kemampuan siswa dalam mengolah ide, perasaan, dan pengalaman menjadi karya sastra yang bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian berupa 24 puisi karya siswa kelas VII MTS Babusallam Buya. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis dengan pendekatan semantik melalui langkah membaca intensif, mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menafsirkan unsur intrinsik puisi. Keabsahan data dilakukan melalui validitas semantik, intrarater, dan interrater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa telah mampu mengekspresikan gagasan dan perasaan melalui puisi dengan tema-tema yang dekat dengan kehidupan mereka, seperti cita-cita, kasih sayang kepada orang tua, persahabatan, alam, religiusitas, dan rasa terima kasih kepada guru. Diksi yang digunakan umumnya masih sederhana, tetapi pada beberapa puisi mulai tampak kecenderungan penggunaan bahasa yang puitis. Gaya bahasa yang dominan ialah personifikasi, metafora, dan hiperbola. Rima dan irama belum terbentuk secara konsisten, tipografi masih bersifat konvensional, dan amanat puisi cenderung disampaikan secara eksplisit serta sarat nilai moral. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan menulis puisi siswa masih berada pada tahap dasar, terutama pada aspek estetika dan musikalitas. Oleh karena itu, pembelajaran menulis puisi perlu diarahkan pada penguatan diksi, variasi majas, rima, irama, dan tipografi agar kreativitas dan kepekaan estetik siswa berkembang secara optimal.

Downloads

Published

2024-12-12

Issue

Section

Artikel