NARASI DAN PERSPEKTIF JURNALIS TERHADAP ISU KESETARAAN GENDER(ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS PADA MEDIA ONLINE INDONESIA)

DOI: https://doi.org/10.26618/ajyykr33

Penulis

  • Dina Agustriani Institut Pendidikan Indonesia
  • Ari Kartini Institut Pendidikan Indonesia
  • Asep Nurjamin Institut Pendidikan Indonesia
  • Agus Hamdani Institut Pendidikan Indonesia

Abstrak

Penelitian ini menganalisis representasi guru perempuan PPPK yang menggugat cerai suami dalam media daring menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis Sara Mills. Fokus penelitian berada pada posisi subjek dan objek, peran gender, serta konstruksi kuasa yang muncul dalam narasi berita. Data diperoleh dari berita online Indonesia yang memberitakan fenomena perceraian guru perempuan setelah menerima SK PPPK. Hasil analisis menunjukkan perempuan diposisikan sebagai subjek aktif dengan legitimasi ekonomi dan kemampuan mengambil keputusan rumah tangga, sedangkan laki-laki lebih banyak diposisikan sebagai objek pasif. Pemberitaan menekankan konflik psikologis, tekanan peran ganda, dan ketidakpuasan rumah tangga sebagai faktor yang memengaruhi keputusan perceraian. Temuan ini selaras dengan penelitian sebelumnya yang menyoroti representasi perempuan dalam media dan transformasi posisi gender dalam relasi sosial. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana media daring membentuk persepsi kuasa dan gender dalam konteks sosial dan rumah tangga.

Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, Sara Mills, perceraian, representasi gender, media daring.

Diterbitkan

2026-03-29

Terbitan

Bagian

Artikel