Perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera dengan Konsep Arsitektur Metafora di Kabupaten Wajo

Sulfika Safitri, Siti Fuadillah, Andi Annisa Amalia, Muhammad Syarif, Nurhikmah Paddayatu, Rohana Rohana

Abstract


Pusat kerajinan tenun sutera adalah tempat pemusatan suatu kegiatan keterampilan tangan yaitu kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan yang berbahan baku kepompong dalam pembuatan sutera. Kain tenun sutera menjadi kebanggaan masyarakat Bugis yang dahulu hanya bisa digunakan oleh kalangan bangsawan. Namun seiring waktu semakinmodern, kini kain sutera dapat digunakan oleh semua kalangan. Rancangan pusat kerajinan tenun sutera ini dimaksudkan sebagai wadah untuk mengembangkan keahlian masyarakat sengkang, memamerkan dan memasarkan kain tenun sutera. Perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera Dengan Konsep Arsitektur Metafora Di KabupatenWajo, tepatnya di Jl. Budi Utomo.Konsep Arsitektur Metafora merupakan sebuah kiasan atau ungkapan bentuk yang mewujudkan dalam bangunan dengan harapan akan menimbulkan tanggapan dari orang yang menikmati atau memakai karyanya. Hasil perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera ini mencakup konsep analisis tapak dengan luas 5 ha. Penelitian ini menyimpulkan untuk menciptakan desain yang unik dan menarik melalui konsep arsitektur metafora dalam pengolahan bentuk bangunan, sehinggadengan begitu pengunjung dapat merasakan kesan khas dari Bugis Wajo.

Full Text:

67-75 PDF

References


Amir, S. (2018). SULAPA EPPA PADA LIPA SABBE SENGKANG. Gelar Jurnal Seni Budaya, Vol 16, No 1.

Farozi, H.,Susilo, G. A., & Susanti, D. B. (2021). PUSAT KERAJINAN TENUN LOMBOK TIMURTEMA: ARSITEKTUR METAFORA. Herman

Farozi| Gatot Adi Susilo |Debby Budi Susanti, Nomor 02Volume 5.

Farozi, H., Susilo, G. A., & Susanti, D. B. (2021). PUSAT KERAJINAN TENUN LOMBOKTIMUR TEMA: ARSITEKTUR METAFORA.Pengilon:

Jurnal Arsitektur,5(02), 753-772.

Jayadi,K. (2016). Revitalisasi Nilai dan Motif Kain Sutera Sengkang dalam Era MEA. ASEAN Songket Conference; Unity and Continuity. Kualaumpur,

Malaysia: Universiti Teknologi MARA.

Kevin, Hendryli, J., & Herwindiati, D. E. (2019). KLASIFIKASI KAIN TENUN BERDASARKAN TEKSTUR & WARNA DENGAN METODE KNN. Journalof Computer Science and Information Systems, 85-95.

Mayang, T. (2021). LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN AKADEMI DAN GALERI FOTOGRAFI DI

YOGYAKARTA BERDASARKAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA. Welcome to UAJY's Library.

Syarifuddin. 2019. “Kesenian Dan Kebudayaan Sulawesi Selatan.” sulselprov.go.id. https://sulselprov.go.id/welcome/post/kesenian-dan-kebudayaan-sulawesiselatan (November 20, 2021).

Wahyuni, A. D. E., & Nahari, I. (2013). Motif Lipa Sabbe (Sarung Sutera) Sengkang Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013.Jurnal Tata

Busana,2(2).

Windya, I. M. (2019). KONSEP TEOLOGI HINDU DALAM TATTWAJÑĀNA. Jñānasiddhâ nta: Jurnal Teologi Hindu, 1(1).

Yusra, A. (2021). Studio Akhir Desain Arsitektur Perancangan Masjid Apung Di Tanjung Pinggir, Sekupang, Batam


Refbacks

  • There are currently no refbacks.