Pengaruh Kecepatan Aliran terhadap Efektivitas Jaring Berpori dalam Mengurangi Gerusan di Sekitar Pilar
DOI:
https://doi.org/10.26618/q98dca31Abstract
ABSTRAK
Gerusan lokal di sekitar pilar jembatan merupakan salah satu penyebab utama kerusakan struktur jembatan akibat interaksi kompleks antara aliran dan dasar saluran. Kecepatan aliran dan debit yang tinggi dapat memicu terbentuknya pusaran kuat (horseshoe vortex) yang mempercepat proses penggerusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecepatan aliran terhadap kinerja jaring berpori dalam mengurangi gerusan di sekitar pilar jembatan. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Hidraulika Universitas Muhammadiyah Makassar dengan menggunakan saluran terbuka dan model fisik pilar jembatan. Dua model jaring berpori berbentuk segitiga dengan jumlah yang berbeda, diuji pada dua variasi debit aliran Q1 dan Q2 dan dengan variasi waktu 15 menit. Parameter yang dianalisis meliputi kecepatan aliran, kedalaman aliran, debit, bilangan Froude, bilangan Reynolds, serta kedalaman gerusan maksimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasangan model jaring berpori mampu menurunkan kecepatan aliran di sekitar pilar dan mengubah karakteristik aliran menuju kondisi subkritis, sehingga intensitas pusaran berkurang. Penurunan kecepatan aliran tersebut berdampak langsung pada berkurangnya kedalaman gerusan dibandingkan dengan kondisi tanpa model jaring berpori. Model jaring berpori 2 menunjukkan kinerja yang lebih efektif dalam mereduksi gerusan pada kedua variasi debit. Dengan demikian, jaring berpori berpotensi menjadi alternatif struktur pelindung yang efektif dan sederhana untuk mengendalikan gerusan lokal di sekitar pilar jembatan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suharmin Djumali, Hamzah Al Imran, Muh. Amir Zainuddin, Muhammad Agusalim, Muhammad Faisal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
