Evaluasi Pengelolaan Sampah Domestik Pulau Lae-Lae, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.26618/msp7js56Abstract
ABSTRAK
Permasalahan sampah domestik di wilayah pesisir dan pulau kecil menjadi isu lingkungan yang semakin kompleks, termasuk di Pulau Lae-Lae, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar. Keterbatasan lahan, sarana prasarana, serta rendahnya partisipasi masyarakat menyebabkan sistem pengolahan sampah belum berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengolahan sampah di Pulau Lae-Lae berdasarkan aspek pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, dan pengolahan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, kuesioner, dan data sekunder dari instansi terkait. Analisis dilakukan menggunakan standar pelayanan minimal persampahan dan scoring evaluative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan sampah domestik di Pulau Lae-Lae masih berada pada kategori cukup hingga kurang baik, terutama pada aspek pengolahan dan pengangkutan sampah, dan dilakukan 1 penambahan armada pengangkutan sampah yang di asumsikan kapasitas armada 500kg/rit, ritasi 30 menit dan 2 kali pengangkutan, serta sampah akan diolah berdasarkan jenisnya. Kesimpulannya, diperlukan peningkatan sistem pengolahan berbasis masyarakat serta dukungan infrastruktur yang memadai.
Kata Kunci: Evaluasi, Pengolahan sampah, Kernel Density, Sampah Domestik
ABSTRACT
The problem of domestic waste in coastal areas and small islands is becoming an increasingly complex environmental issue, including on Lae-Lae Island, Ujung Pandang District, Makassar City. Limited land, infrastructure, and low community participation have resulted in the waste management system not being optimal. This study aims to evaluate the waste management system on Lae-Lae Island based on aspects of storage, collection, transportation, and processing. The research method used is descriptive quantitative and data collection techniques through field observations, questionnaires, and secondary data from related agencies. The analysis was conducted using minimum waste service standards and evaluative scoring. The results show that domestic waste management on Lae-Lae Island is still in the adequate to poor category, especially in the aspects of waste processing and transportation. One additional waste collection fleet was carried out with an assumed fleet capacity of 500 kg/trip, 30 minutes of trips and 2 transportation times, and waste will be processed based on its type. In conclusion, an improvement in the community-based processing system and adequate infrastructure support is needed.
Keywords:
Evaluation, Waste Processing, Kernel Density, Domestic Waste.




