Analisis Penanganan Abrasi Pasca Pembangunan Dermaga di Pelabuhan Bajoe Kabupaten Bone

Authors

  • M Yusran S Program Studi Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Andi Makbul Syamsuri Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Hamzah Al Imran Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.26618/mfw4vd24

Abstract

ABSTRAK: Pembangunan dermaga di kawasan pesisir berpotensi mengubah keseimbangan dinamika pantai dan memicu terjadinya abrasi di wilayah sekitarnya. Pelabuhan Bajoe di Kabupaten Bone merupakan salah satu kawasan yang mengalami abrasi pasca pembangunan dermaga, sehingga diperlukan penanganan yang tepat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi abrasi yang terjadi serta mengevaluasi upaya penanganan abrasi di kawasan Pelabuhan Bajoe. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder, observasi lapangan, serta analisis kondisi gelombang, arus, dan perubahan garis pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan dermaga memengaruhi pola arus dan distribusi energi gelombang, yang berdampak pada meningkatnya laju abrasi di beberapa segmen pantai. Penanganan abrasi yang direkomendasikan meliputi penerapan struktur pelindung pantai, seperti bangunan pengaman pantai, serta pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu. Kesimpulannya, penanganan abrasi pasca pembangunan dermaga memerlukan perencanaan yang mempertimbangkan aspek teknis, lingkungan, dan keberlanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan dan pengelolaan kawasan pelabuhan pesisir.

KATA KUNCI

Abrasi pantai, dermaga, fetch, Pelabuhan Bajoe.

 

ABSTRACT: The construction of a jetty in coastal areas has the potential to alter coastal dynamics and trigger abrasion in surrounding regions. Bajoe Port in Bone Regency is one of the coastal areas that has experienced abrasion following jetty construction, requiring appropriate and sustainable mitigation measures. This study aims to analyze abrasion conditions and evaluate post-construction abrasion handling efforts in the Bajoe Port area. The research employed a descriptive quantitative approach using secondary data, field observations, and analyses of wave conditions, currents, and shoreline changes. The results indicate that the presence of the jetty affects current patterns and wave energy distribution, leading to increased abrasion rates in several coastal segments. Recommended mitigation measures include the application of coastal protection structures, such as shore protection works, and integrated coastal zone management. In conclusion, post-jetty-construction abrasion mitigation requires planning that considers technical, environmental, and sustainability aspects. The findings of this study are expected to serve as important references for planning and managing coastal port areas.

Keywords:

Coastal abrasion, jetty, fetch, Bajoe Port

Downloads

Published

2026-02-15

Issue

Section

Articles