Pengaruh Pasang Surut Terhadap Refraksi Gelombang Pada Pulau Gusung Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.26618/8k0ecm10Abstract
ABSTRAK: Pulau Gusung merupakan pulau pasir di pesisir Kota Makassar yang sangat dipengaruhi oleh dinamika oseanografi, khususnya pasang surut dan gelombang laut. Variasi muka air laut akibat pasang surut diduga berpengaruh terhadap proses refraksi gelombang yang terjadi di sekitar pulau tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pasang surut terhadap refraksi gelombang pada Pulau Gusung. Metode yang digunakan meliputi analisis pasang surut dengan metode Admiralty menggunakan data tahun 2023, serta peramalan parameter gelombang melalui metode hindcasting berdasarkan data angin dan fetch periode 2019–2023. Selanjutnya dihitung koefisien refraksi gelombang pada kondisi pasang dan surut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan muka air laut akibat pasang surut memengaruhi kedalaman perairan sehingga menyebabkan variasi nilai koefisien refraksi gelombang. Kondisi pasang menghasilkan nilai refraksi yang berbeda dibandingkan kondisi surut. Kesimpulannya, pasang surut berperan signifikan dalam mengontrol pola refraksi gelombang di Pulau Gusung. Temuan ini berimplikasi penting bagi perencanaan dan pengelolaan wilayah pesisir serta mitigasi abrasi di pulau-pulau kecil.
KATA KUNCI
Pasang Surut, Admiralty, Tinggi Gelombang, dan Periode Gelombang.
ABSTRACT: Pulau Gusung is a sandy island located in the coastal area of Makassar City that is strongly influenced by oceanographic dynamics, particularly tides and ocean waves. Variations in sea level caused by tidal fluctuations are presumed to affect the wave refraction process occurring around the island. This study aims to analyze the influence of tides on wave refraction at Pulau Gusung. The methods employed include tidal analysis using the Admiralty method based on 2023 tidal data, as well as wave parameter prediction using the hindcasting method derived from wind and fetch data for the period 2019–2023. Furthermore, wave refraction coefficients were calculated under tidal and low-tide conditions. The results indicate that sea level variations due to tides affect water depth, leading to changes in wave refraction coefficients. Tidal conditions produce different refraction values compared to low-tide conditions. In conclusion, tides play a significant role in controlling wave refraction patterns at Pulau Gusung. These findings have important implications for coastal planning, management, and abrasion mitigation on small islands.
Keywords:
Tidal, Admiralty, Wave Height and Wave Period




