Analisis Kesesuaian Lahan Kawasan Permukiman Terhadap Daerah Rawan Bencana Banjir di Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar

Authors

  • Karmila Dewi Informasi Ilmiah
  • Nini Apriani Rumata Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Soemitro Emin Praja Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.26618/ace4ez68

Abstract

ABSTRAK:

Lahan permukiman merupakan kebutuhan dasar manusia yang berfungsi sebagai tempat tinggal dan mendukung kehidupan masyarakat. Dengan meningkatnya jumlah penduduk, kebutuhan akan lahan permukiman juga meningkat, sementara ketersediaan lahan yang sesuai terbatas. Kondisi ini menjadi tantangan dalam perencanaan tata ruang yang aman dan berkelanjutan, terutama di kawasan rawan bencana seperti banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan permukiman terhadap daerah rawan bencana banjir di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah Mix Method, dengan pendekatan spasial melalui teknik overlay untuk menganalisis data keruangan, serta metode deskriptif untuk menjelaskan hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian lahan permukiman di Kecamatan Biringkanaya terbagi ke dalam empat kategori: kategori Cukup Sesuai paling luas seluas 2.026,85 Ha (54,30%), diikuti Sesuai Marginal seluas 1.324,45 Ha (35,48%), Tidak Sesuai seluas 305,10 Ha (8,17%), dan Sangat Sesuai seluas 76,27 Ha (2,04%).

KATA KUNCI

Kesesuaian Lahan, Permukiman, Banjir, Mix Method, Overlay, ArcGIS.

 

ABSTRACT: Residential land is a basic human need that serves as a place to live and supports community life. With the increasing population, the need for residential land is also increasing, while the availability of suitable land is limited. This condition poses a challenge in planning safe and sustainable spatial planning, especially in disaster-prone areas such as floods. This study aims to analyze the suitability of residential land in flood-prone areas in Biringkanaya District, Makassar City. The method used is a mixed method, with a spatial approach using overlay techniques to analyze spatial data, as well as a descriptive method to explain the analysis results. The results of the study show that the suitability of residential land in Biringkanaya District is divided into four categories: the Most Suitable category covers the largest area of 2,026.85 Ha (54.30%), followed by Marginally Suitable covering 1,324.45 Ha (35.48%), Unsuitable covering an area of 305.10 Ha (8.17%), and Very Suitable covering an area of 76.27 Ha (2.04%).

Keywords:

Land Suitability, Settlements, Floods, Mix Method, Overlay, ArcGIS.

Downloads

Published

2026-02-15

Issue

Section

Articles