Pendekatan Arsitektur Analogi pada Perancangan Islamic Center Leppangang di Kabupaten Pinrang

Alif Bastian, Ashari Abdullah, Nana Rohana, Irnawaty Idrus, Sahabuddin Latif, Nurhikma Paddiyatu

Abstract


Islamic Center Lepanggang bertujuan untuk memberikan wadah fisik bagi masyarakat di Kabupaten Pinrang dalam rangka menigkatkan kegiatan ke Islaman dengan pelatihan dan pengembangan manusia atas dasar ajaran agama Islam yang meliputi; ibadah, muamalah, takwa dan dakwa. Perancangan Islamic Center ini menggunakan pendekatan Analogi, memberikan pandangan atau cara menyampaikan pesan agar suatu konsep menjadi lebih mudah untuk diterima akal. Masalah dan pemecahan masalah adalah objek nonreal yang dianalogikan untuk memahami konsep dan definisinya. Perancangan Islamic Center di Kabupaten Pinrang yang terletak di Leppangang Kecamatan Patampanua, dengan luas lahan 60.000m² (6 hektar) dapat menampung 1.500 hingga 2.000 jamaah. Islamic Center Leppagang Ini terletak di tengah-tengah Kabupaten Pinrang. Pendekatan analogi yang digunakan adalah konsep dari kisah Nabi Nuh tentang membuat bahtera besar yang mampu menampung makhluk hidup sehingga selamat dari banjir besar.

Keywords


Arsitektur Masjid, Pendekaan Analogi, Islamic Center.

Full Text:

45-54 PDF

References


Amaris, J.V. (2019) “Analyzing the Essence Between Ceremonial Space With Islamic Center Mosque Expression in West Tulang Bawang,” Riset Arsitektur (RISA), 3(02), hal. 138–155. doi:10.26593/risa.v3i02.3276.138-155.Aisyah Nur Izzati , Hari Yuliarso, A. H. (2021). Penerapan arsitektur ekologi. 5(1), 1–12.

, O. (2012) “No Titleענף הקיווי: תמונת מצב,” עלון הנוטע, 66, hal. 37–39.

Bennu, M.A. et al. (2023) “Baruga Islamic Center Palaguna dengan Pendekatan Arsitektur Humanis di Kabupaten Wajo,” 1(1), hal. 51–58.

Bruno, L. (2019) “Islam Radikal,” Islam Radikal, 53(9), hal. 1689–1699.

Crystallography, X.D. (2016) “Tahap yang dilakukan selanjutnya adalah pengumpulan data, tahap ini merupakan salah satu tahap terpenting dalam Perancangan Islamic Center Leppangang di Kabupaten Pinrang, karena pada tahap ini dijelaskan mengenai data-data yang berhubungan dengan objek p,” 0, hal. 1–23.

Habibah, N. (2022) “Sejarah Pemikiran Dan Peradaban Islam Masa Kenabian,” EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan, 6(3). doi:10.47006/er.v6i3.13231.

Hasbullah, M. (2012) “Potret Komposisi Etnis dan Agama di Indonesia Pada Milenium Kedua,” Sejarah Sosial Intelektual Islam Indonesia, 1(1), hal. 127–137. Tersedia pada: https://www.academia.edu/3638968/Potret_Komposisi_Etnis_dan_Agama_di_Indonesia_pada_Milenium_Kedua.

Hendra, U. dan (2015) “Masjid Sebagai Pusat Pendidikan Islam Masa Klasik,” “Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam,” 10(2), hal. 1–94.

Kurnia Iswuria (2014) Fungsi masjid pada masyarakat pedesaan di dusun sebaloh desa pandesari kecamatan pujon kabupaten malang skripsi.

Kurniawan, t bayu dan Syarifuddin (2020) “Perancangan Sistem Aplikasi Pemesanan Makanan dan Minuman Pada Cafetaria NO Caffe di TAnjung Balai Karimun Menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dan MySQL,” Jurnal Tikar, 1(2), hal. 192–206. Tersedia pada: https://ejurnal.universitaskarimun.ac.id/index.php/teknik_informatika/article/download/153/121.

Mulyono, M. (2011) “Rekonstruksi Peran Dan Fungsi Masjid Sebagai Pusat Kegiatan Pendidikan Islam,” MUADDIB:Studi Kependidikan dan Keislaman, 7(1), hal. 13–32. doi:10.24269/muaddib.v7n1.2017.13-32.

Nuraeni, R. et al. (2017) “MANAJEMEN MASJID DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK,” Diponegoro Journal of Accounting, 2(1), hal. 2–6. Tersediapada:http://ilib.ugm.ac.id/jurnal/download.php?dataId=2227%0A???%0Ahttps://ejournal.unisba.ac.id/index.php/kajian_akuntansi/article/view/3307%0Ahttp://publicacoes.cardiol.br/portal/ijcs/portugues/2018/v3103/pdf/3103009.pdf%0Ahttp://www.scielo.org.co/scielo.php?scri

Sopyan, Y. (2018) “Tarikh Tasyri’ Sejarah Pembentukan Hukum Islam,” Rajawali Pers, 53(9), hal. 189.

Therapy, C. et al. (2018) “Analisis tapak ini penting dilakukan untuk mengenal karakteristik lokasi lingkungan agar dapat teidentifikasi kelebihan dan kekurangan.,”http://search.ebscohost.com/login.aspx?direct=true&db=sph&AN=119374333&site=ehostlive&scope=site%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.neuron.2018.07.032%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.tics.2017.03.010%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.neuron.2018.08.006.

Wihardyanto, D. dan Sudaryono, S. (2020) “Arsitektur Kolonial Belanda Di Indonesia Dalam Konteks Sejarah Filsafat Dan Filsafat Ilmu,” Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, 7(1), hal. 42. doi:10.26418/lantang.v7i1.35500.




DOI: https://doi.org/10.26618/jumptech.v3i1.14089

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Flag Counter

 View My Stats