Perancangan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Gowa dengan Pendekatan Arsitektur Hybrid

Riki Rinaldi, Rohana Rohana, Nurhikmah Paddiyatu, Ashari Abdullah, Andi Yusri, Siti Fuadillah A. Amin

Abstract


Pada zaman yang semakin kekinian dan modern ini, pendidikan adalah hal yang penting bagi setiap orang, perkembangan teknologi yang semakin meningkat meningkatkan kebutuhan akan sistem informasi dan komunikasi pada media digital dibandingkan dengan bersosialisasi di lingkungan sekitars sehingga budaya literasi kini semakin menurun yang pada akhirnya masyarakat menjadi malas membaca buku cetak yang berisi ilmu pengetahuan. Sedangkan ilmu pengetahuan dapat diperoleh dengan membaca maupun menulis buku. Oleh karena itu pendekatan Arsitektur Hybrid diperlukan untuk mempelajari dan memahami perilaku pengunjung perpustakaan agar banyak yang berkunjung dan beta untuk memanfaatkan fasilitas dalam mencari banyak ilmu. Dari hasil analisis ringkasan perpustakaan umum yang dirancang di Jl. HM Agus Salim Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa dengan luas 2,9 hektar, lantai 1 terdiri dari area lobi, café, taman baca,ruang baca anak-anak, area baca, toko buku, dan ruang baca khusus penyandang disabilitas, lantai 2 terdiri dari ruang baca, mushalla, aula, area koleksi referensi, area koleksi berkala, lantai 3 terdiri dari ruang seminar, bioskop mini, perpustakaan digital, ruang arsip, ruang staf keamanan, ruang rapat, lantai 4 khusus untuk ruang pengelola, sedangkan pada rooftop berfungsi sebagai tangki air daerah.


Keywords


Kabupaten Gowa, Perpustakaan umum, Arsitektur hibrid

Full Text:

16-24 PDF

References


Advanced Learner’s Dictionary Of Current (1987) Englis, (New York Oxford University Press).

Adler, David. (1999). Metric Handbook Planning And Design Data. Oxford

Guntur Tarigan, Henry, (1984) Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa, Bandung : Angkasa.

Haryadi, B. setiawan. (1995). Arsitektur lingkungan dan perilaku: suatu pengantar ke Teori, metodologi dan aplikasi. Jakarta: direktorat jenderal pendidikan.

Hoetomo. (2005). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Mitra Belajar.

Mangunwijaya, Y, B, Waastu, Citra. (1988) Pengantar ke Ilmu Budaya Bentuk Arsitektur Sendi-sendi Filsafatnya. Jakarta

M Yusuf , Pawit , dan Yaya Suhendar, (2010), Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah, Jakarta: Kencana M. Salim

Nas/Ray, (2016), dalam Priyanti, Astry Dezza, (2018), pada halaman 1. Survey UNESCO terhadap minat baca masyarakat Indonesia.

Neufert, Ernest. (1996). Data Arsitek Edisi 33 Jilid 1. Jakarta: Erlangga

Neufert, Ernest. (1996). Data Arsitek Edisi 33 Jilid 2. Jakarta: Erlangga

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, (1992) Pedoman Tata Ruang Dalam dan Perabot Perpustakaan.

Perpustakaan Nasional RI. (2000). Pedoman Umum Penyelengaraan Perpustakaan Umum. Jakarta

Suparno, A. Suhaenah. (2001). Strategi Belajar Mengajar. Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. 2001.27

Suwarno, (2010). Peranan penting perpustakaan dalam menaikkan minat baca.

The American Heritage dictionary . (2006). Houghton MiffinHarcourt.

Wiji Suwarno, (2010). Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar)

Yusuf, Tasmilah. (1996). Manajemen Perpustakaan Umum. Jakarta




DOI: https://doi.org/10.26618/jumptech.v3i1.12439

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Flag Counter

 View My Stats