Comprehensive Teaching Materials Based on Cognitive Conflict Strategies to Reduce Misconception of Calories for Junior High School Students

Heny Ekawati Haryono, Khafidhoh Nurul Aini, Achmad Samsudin, Parsaoran Siahaan

Abstract


Heat is a material that is close to everyday life. However, most students still have misconceptions about this material. Thus, teachers need to develop teaching materials that can reduce the misconception of heat material. One alternative is to use teaching materials with cognitive conflict strategies. The research aims to develop teaching materials that are able to reduce students' misconceptions about heat material. The development model used is the 4D model which consists of four stages, namely defining, designing, developing, and distributing. The teaching materials developed include lesson plans, textbooks, student worksheets, and tests. The subjects of the study were seventh-grade students in Lamongan regency which consisted of 10 state junior high schools and private junior high schools. The research instrument was a feasibility test sheet for teaching materials and a questionnaire to see students’ responses. Data collection techniques used the feasibility sheet of teaching materials and questionnaires. Therefore, the result shows that cognitive conflict-based teaching materials are appropriate to be used classroom with a score between 3.0 and 3.9 and a reliability coefficient value of more than 90%.  and can reduce misconceptions with a percentage reduction in misunderstandings from 10 junior high schools in the Lamongan regency ranging from 30.3 to 47.8 percent.

Keywords


cognitive conflicts, heat, misconceptions, teaching materials

Full Text:

PDF

References


Adnyani, N. W., Sadia, I. W., & Natajaya, I. N. (2013). Pengaruh strategi pembelajaran konflik kognitif terhadap penurunan miskonsepsi fisika ditinjau dari gaya kognitif siswa kelas X di SMA negeri 1 bebandem. Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia, 4(1).

Anderson, L., Krathwohl, D., & Airasian, P. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: a revision of bloom’s taxonomy of educational objectives. Boston: Pearson Education Group

Fatmawati, A. (2016). Pengembangan perangkat pembelajaran konsep pencemaran lingkungan menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah untuk SMA kelas X. Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika, 4(2), 94-103.

Giancoli, D. C. (2001). Fisika edisi kelima jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Haryono, H., Selirowangi, N., & Aini, K. (2018). The development of worksheets ipa with cognitive conflict strategy to reduce misconception in heat material. International Conference on Mathematics and Science Education of Universitas Pendidikan Indonesia, 3, 152-156.

Haryono, H. E., Samsudin, A., Aini, K. N., & Siahaan , P. (2021). Teams’ games tournaments with cognitive conflict instruction (CCI) model to unveil students’ misconceptions. Cypriot Journal of Educational Sciences, 16(4), 1343–1355. https://doi.org/10.18844/cjes.v16i4.5983

Hewson, M. G. 1988. The ecological context of knowledge: Implications for learning science in developing countries. Journal of Curriculum Studies, 20(4), 317–326.

Hidayatulloh, M., Humairoh, F., Wachidah, U., Iswati, D. A., & Suliyanah, S. (2015). Pengembangan bahan ajaruntuk mereduksi miskonsepsi siswa pada materi rangkaian listrik dengan scientific approach. Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA), 5(1), 28-32.

Ihsani, N., Al Idrus, A., & Jamaludin, J. (2020). Perangkat pembelajaran biologi berbasis masalah terintegrasi nilai-nilai islami untuk meningkatkan penguasaan konsep peserta didik. Jurnal Pijar Mipa, 15(2), 103-109.

Ismaimuza, D. (2010). Pengaruh pembelajaran berbasis masalah dengan strategi konflik kognitif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis dan sikap siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 1-10.

Kristianti, E. (2011). Penerapan pendekatan konflik kognitif sebagai upaya mengatasi miskonsepsi pada siswa kelas VIII SMPN 10 Tegal dalam pembelajaran pokok bahasan cahaya tahun ajaran 2010–2011. Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Multasyam., Yani, A., Maruf. (2016). Pengaruh model pembelajaran langsung terhadap hasil belajar fisika pada siswa kelas X SMA Handayani Sungguminasa Kabupaten Gowa. Jurnal Pendidikan Fisika, 4(3), 298-308.

Mosik & Maulana, P. (2010). Usaha mengurangi terjadinya miskonsepsi fisika melalui pembelajaran dengan pendekatan konflik kognitif. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 6(2), 98-103.

Nana, N. (2018). Penggunaan pendekatan konflik kognitif untuk remediasi miskonsepsi pembelajaran suhu dan kalor. In Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) (pp. 8-14).

Pathare, S., & Pradhan, H. C. (2010). Student’s misconceptions about heat transfer mechanisms and elementary kinetic theory. Physics Education, 45(6), 629-634

Pesman, H., & Eryilmaz, A. (2010). Development of a three-tier test to assess misconceptions about simple electric ciccuits. The Journal of Educational Research, 103(3), 208-222.

Prihatiningtyas, S., & Sholihah, F. N. (2020). Project based learning e-module to teach straight-motion material for prospective physics teachers. Jurnal Pendidikan Fisika, 8(3), 223-234.

Purwanto, M. N. (2000). Prinsip-prinsip dan teknik evaluasi pengajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Riduwan, A., & Akdon, A. (2013). Rumus dan data dalam analisis statistika. Bandung: Alfabeta.

Sadia, I W. (2006). Model konstruktivistik (suatu model pembelajaran berdasarkan paradigma konstruktivisme). Makalah. Disajikan pada pelatihan strategi pembelajaran inovatif bagi para guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung tanggal 1 s/d 2 September 2006.

Sakti, I., Puspasari, Y. M., & Risdianto, E. (2012). Pengaruh model pembelajaran langsung (direct instruction) melalui media animasi berbasis macromedia flash terhadap minat belajar dan pemahaman konsep fisika siswa di SMA Plus Negeri 7 Kota Bengkulu. In Exacta, 10(1), 1– 10.

Sirait, J. (2012). Pendekatan pembelajaran konflik kognitif untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa SMA pada topik suhu dan kalor. Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, 1(2), 26-34.

Stavy, R., & Berkovitz, B. (1980). Cognitive conflict as a basis for teaching quantitative aspects of the concept of temperature. Science Education, 64(5), 679–692

Sugiawati, V. A. (2013). Penggunaan strategi konflik kognitif dalam pembelajaran tps untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada materi termokimia. Jurnal Nalar Pendidikan, 1(1), 26-31.

Suryani., Sunarno, W., Soeparmin (2014). Pengembangan modul ipa terpadu berbasis konflik kognitif tema peredaran darah di SMP Negeri 6 Wonogiri. Inkuiri, 3(3), 19-29.

Tayubi, Y. R. (2005). Identifikasi miskonsepsi pada konsep-konsep fisika menggunakan Certainty of Response Index (CRI). Mimbar Pendidikan, 3(24), 4-9.

Wahyuni, A. S. A. (2018). Konsepsi dan miskonsepsi siswa, mahasiswa calon guru, dan guru pada topik cahaya dalam pembelajaran fisika. Jurnal Pendidikan Fisika, 6(3), 235 – 250.

Wiradana, I. W. G. (2012). Pengaruh strategi konflik kognitif dan berpikir kritis terhadap prestasi belajar ipa kelas vii smp negeri 1 nusa penida. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia, 2(2), 1-19.




DOI: https://doi.org/10.26618/jpf.v9i3.5224

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Fisika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View JPF Stats

   Free counters!

Jurnal Pendidikan Fisika  is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.