Kepastian Hukum Profit and loss sharing dalam Investasi Perbankan Syariah: Analisis POJK Nomor 4 Tahun 2026 dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah
DOI: https://doi.org/10.26618/rkbwt543
Abstrak
Perkembangan industri perbankan syariah di Indonesia mendorong lahirnya berbagai instrumen investasi berbasis prinsip syariah, salah satunya melalui penerapan prinsip Profit and Loss Sharing (PLS) sebagai karakter utama investasi syariah. Kehadiran POJK Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Produk Investasi Perbankan Syariah menjadi langkah penting dalam memperkuat regulasi investasi syariah sekaligus memberikan kepastian hukum bagi investor dan lembaga keuangan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan prinsip profit and loss sharing dalam POJK Nomor 4 Tahun 2026, menilai tingkat kepastian hukum yang dihasilkannya, serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan filosofis. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas peraturan perundang-undangan, fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia, literatur hukum ekonomi syariah, serta berbagai artikel ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis melalui interpretasi hukum dan pengujian kesesuaian norma terhadap prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POJK Nomor 4 Tahun 2026 telah mempertegas karakter investasi syariah berbasis risk sharing melalui pengaturan mekanisme bagi hasil, pembagian risiko, transparansi informasi, serta tata kelola investasi. Dari perspektif kepastian hukum, regulasi tersebut telah memberikan kejelasan mengenai hak dan kewajiban para pihak serta mekanisme investasi yang relatif memadai, meskipun masih terdapat ruang untuk penguatan dalam aspek pembagian kerugian dan penyelesaian sengketa. Selain itu, pengaturan dalam POJK Nomor 4 Tahun 2026 pada prinsipnya telah sejalan dengan nilai keadilan, transparansi, kemaslahatan, dan perlindungan harta yang menjadi landasan Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi dan pengawasan untuk mewujudkan sistem investasi perbankan syariah yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan.
Referensi
Abdul Rahim, M., Shaharuddin, N.,’Ain S., & Mohd Suki, N. (2024). Shariah governance disclosure and its effect on Islamic banks’ financial performance: evidence from Malaysia and GCC countries. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 15(4). https://doi.org/10.1108/JIABR-08-2021-0235
Al-Fatih, S. (2023). Perkembangan Metode Penelitian Hukum di Indonesia [Development of Legal Research Methods in Indonesia]. https://books.google.com/books/about/Perkembangan_Metode_Penelitian_Hukum_di.html?hl=id&id=EObiEAAAQBAJ
Aulia, F. U., & Saputri, D. E. (2021). The Effect of ROA, BOPO, and Interest Rate on Profit Sharing Rate of Mudharabah Deposit at BPRS in Indonesia during 2015-2019. JIFA (Journal of Islamic Finance and Accounting), 4(1). https://doi.org/10.22515/jifa.v4i1.3422
Barau, A. M., Rosly, S. A., & Sori, Z. M. (2023). Risk Sharing Between Unrestricted-Investment-Account-Holders And Shareholders Of Islamic Banks: Implications On Stability And Resilience. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 9(3). https://doi.org/10.21098/jimf.v9i3.1639
Ben Abdallah, M., & Bahloul, S. (2021). Disclosure, Shariah governance, and financial performance in Islamic banks. Asian Journal of Economics and Banking, 5(3). https://doi.org/10.1108/ajeb-03-2021-0038
Ben Amar, A., & Abdel, A. K. (2023). Profit- and loss-sharing partnership: the case of the two-tier mudharaba in Islamic banking. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 16(1), 81–102. https://doi.org/10.1108/IMEFM-12-2020-0630
Dr. Kristiawanto, S.H I., M. H., & dan Eko Widianto. (2022). Memahami Penelitian Hukum Normatif. Hani Risdiany, 2(4).
Farihana, S., & Rahman, M. S. (2020). Can profit and loss sharing (PLS) financing instruments reduce the credit risk of Islamic banks? Empirical Economics 2020 61:3, 61(3), 1397–1414. https://doi.org/10.1007/S00181-020-01912-5
Fatwa DSN MUI Nomor: 07/DSN-MUI/IV/2000. Retrieved June 20, 2026, from https://ojk.go.id/id/kanal/syariah/regulasi/fatwa-dsn-mui/Pages/fatwa-nomor-07-dsn-mui-iv-2000.aspx
Ghani, N. A. R. N. A., & Mohd Shafie, M. M. S. (2025). Islamic Banking Deposit Innovation Post-IFSA 2013: A Qualitative Analysis. Samarah, 9(1). https://doi.org/10.22373/sjhk.v9i1.26941
Grassa, R., Moumen, N., & Hussainey, K. (2021). What drives risk disclosure in Islamic and conventional banks? An international comparison. International Journal of Finance and Economics, 26(4). https://doi.org/10.1002/ijfe.2122
Hamidi, I., Rusgianto, S., Sani, K., & Adawiyah, R. (2025). Does the Risk and Financing Structure Affect Islamic Bank Performance in Indonesia? Journal of Islamic Economics and Finance Studies, 6(2). https://doi.org/10.47700/jiefes.v6i2.11323
Hosnah, A. U., Wijanarko, D. S., & Sibuea, H. P. (2021). Buku Referensi “Karakteristik Ilmu Hukum Dan Metode Penelitian Hukum Normatif.”
Ibrahim, Z., Effendi, N., Budiono, B., & Kurniawan, R. (2022). Determinants of profit and loss sharing financing in Indonesia. Journal of Islamic Marketing, 13(9), 1918–1939. https://doi.org/10.1108/JIMA-01-2020-0015
Manullang, E. F. M. (2022). Misinterpretasi Ide Gustav Radbruch mengenai Doktrin Filosofis tentang Validitas dalam Pembentukan Undang-Undang. Undang: Jurnal Hukum, 5(2). https://doi.org/10.22437/ujh.5.2.453-480
Perma No. 2 Tahun 2008 Kompilasi Hukum Ekonomi Syari’ah (KHES).Pdf - Google Drive. Retrieved June 20, 2026, from https://drive.google.com/file/d/0B2DawF41bYh0V25KaExJQlA0alE/preview?resourcekey=0-S6PxY3pn9eNl3CUzvTMKng
Pinasti, U. S., & Achiria, S. (2024). The effect of financial literacy and financial capability on the interest in social investment-based cash waqf linked Sukuk investment. Journal of Islamic Economics, Lariba, 10(2). https://doi.org/10.20885/jielariba.vol10.iss2.art20
POJK Nomor 4 Tahun 2026. Retrieved June 20, 2026, from https://ojk.go.id/id/regulasi/Documents/Pages/POJK-4-Tahun-2026-Penyelenggaraan-Produk-Investasi-Perbankan-Syariah/POJK%204%20Tahun%202026%20Penyelenggaraan%20Produk%20Investasi%20Perbankan%20Syariah.pdf
Riyadi, S., Iqbal, M., Pangastuti, A. A., & Muditomo, A. (2021). Optimization of Profit-Sharing Financing at Islamic Banking in Indonesia. Jurnal Keuangan Dan Perbankan, 25(2). https://doi.org/10.26905/jkdp.v25i2.5212
Robiatun, F. N. B., Susamto, A. A., & Saleh, S. (2024). PROFIT-AND-LOSS SHARING FINANCING, OPERATING EXPENSES, AND THE INTERMEDIATION COSTS OF ISLAMIC RURAL BANKS IN INDONESIA. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 10(2), 379–396. https://doi.org/10.21098/jimf.v10i2.1914
Saidani, R., Taktak, N. B., & Hussainey, K. (2021). The Determinants of Investment Account Holders’ Disclosure in Islamic Banks: International Evidence. Journal of Risk and Financial Management, 14(11). https://doi.org/10.3390/jrfm14110564
Saleem, A., Daragmeh, A., Zahid, R. M. A., & Sági, J. (2024). Financial intermediation through risk sharing vs non-risk sharing contracts, role of credit risk, and sustainable production: evidence from leading countries in Islamic finance. Environment, Development and Sustainability, 26(5). https://doi.org/10.1007/s10668-023-03298-7
Salman, K. R. (2023). The Determinants of Profit-Loss Sharing Financing of Islamic Banks in Indonesia. Muqtasid: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 13(2), 95–111. https://doi.org/10.18326/muqtasid.v13i2.95-111
Syauqiyah, H. (2025). Efektivitas manajemen risiko pembiayaan mudharabah dalam menekan risiko moral hazard pada perbankan syariah. In Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) eISSN (Vol. 3).
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan. Retrieved June 20, 2026, from https://peraturan.bpk.go.id/Details/240203/uu-no-4-tahun-2023
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah. Retrieved June 20, 2026, from https://peraturan.bpk.go.id/Details/39655/uu-no-21-tahun-2008
Wiraguna, S. A. (2024). Metode Normatif dan Empiris dalam Penelitian Hukum: Studi Eksploratif di Indonesia. Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan Dan Hukum, 3(3). https://doi.org/10.59818/jps.v3i3.1390
Yuslem, N., Nurhayati, N., & Hasibuan, A. F. H. (2023). Analysis of the problems of Islamic financial literacy for Muslim scholars. Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam. https://doi.org/10.20885/jeki.vol9.iss1.art4
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Indah Fatmawati, Leli Joko Suryono

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Dalam hal artikel diterima oleh Tim Editorial Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, dengan nomor terdaftar ISSN 2549-4872 (print), ISSN 2654-4970 (Online) dan Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai penerbit Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, dengan nomor terdaftar ISSN 2549-4872 (print), ISSN 2654-4970 (Online) memegang hak publikasi pertama semua artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini.
Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Makassar memiliki hak untuk mereproduksi dan mendistribusikan artikel dan penulis tidak diizinkan untuk menerbitkan artikel yang sama yang diterbitkan dalam jurnal ini.
Pernyataan Keaslian dan Naskah Hak Cipta dapat diunduh: di sini
Setelah mengisi surat pernyataan, silakan kirim via email: jurnal.hes@gmail.com
License:
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. View My Stats
Authors are free to:
Share: copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt: remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms. which include the following:
Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike: If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.


