Peran Wanita Tani Dalam Usahatani Rumput Laut Di Desa Bungeng Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto

Authors

  • Andi Amal Muhammad Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Jumiat Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Nadir Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.26618/m2dtmj33

Abstract

Peran wanita baik dalam usahatani maupun usaha perikanan termasuk budidaya rumput laut, perlu mengkaitkannya dengan wanita secara umum sebagimana dikemukakan oleh Pudjiwati (1993). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran wanita tani dalam usahatani rumput laut. Penentuan informan dalam penelitian menggunakan teknik purposive sampling (sengaja). Informan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang petani wanita. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah seperti yang dikemukakan oleh Miles dan Hubberma, 2014 yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran wanita tani dalam usahatani rumput laut sangat penting artinya dimana petani wanita yang berperan dalam usahatani rumput laut adalah di tahapan mengikat bibit, melepaskan, dan menjemmur. Rata-rata petani perempuan melakukan pekerjaan usahatani rumput laut sebagai penambah penghasilan dan ekonomi keluarga.

References

Anggadiredja, J.T. Zatnika, A. Purwoto, H. Istini, S. 2010. Rumput Laut:Pembudidayaan, Pengolahan, dan Pemasaran Komoditas PerikananPotensial. Penebar Swadaya. Jakarta.

Astuti, W.W.A., 2013. Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negri Semarang. Skripsi. Semarang.

Dastaman, Arief. 2012. Rumput Laut Jeneponto Menuju Industrialisasi. Humas BPPP Aertembaga.

Deti 2017. Peran Perempuan Sebagai Buruh Tani Rumput Laut Dalam Menambah Pendapatan Ekonomi Keluarga Di Desa Munte Kecamatan Tanalili Kabupaten Luwu Utara.

Ridwan, Suci Lestari. 2012. Budidaya dan Jual Beli Rumput Laut. Gracilaria Garassikang, Jeneponto.

Sallata, E. A. 2007. Kajian Potensi Sumberdaya Untuk Pengelolaan Budididaya Rumput Laut dan Ikan Kerapu di Wilayah Pesisir Kecamatan Ampibabo, Kab. Parigi Moutong, Sulawesi Tenggara. Bogor, Skripsi, Institut Pertanian Bogor.

Indriani, H dan Suminatsuh, E. 2003. Budidaya Pengolahan dan Pemasaran Rumput Laut. Penebaran Swadaya, Jakarta.

Kementrian Kelautan dan perikanan. (2018). Kelautan dan Perikanan dalam Angka Tahun 2018. Jakarta: Pusat data, Statistik dan Informasi.

Kordi, M.G.H. 2011. Kiat Sukses Budidaya Rumput Laut di Laut dan Tambak. Andi. Yogyakarta.

Manyamsari dan Mujiburrahmad, 2014. Karakteristik Petani dan Hubungannya Dengan Petani Lahan Sempiit (Kasus : Di Desa Sinar Sari Kecamatan Dramaga Kab. Bogor Jawa Barat). Jurnal Agrisep. Vol. 15(2). Hal. 58-74

Noor, Isran. 2014. Rekonstruksi Indonesia: Konsep Pemikiran Isran Noor Tentang Pembangunan Berbasis Kewilayahan. Bangun Indonesia Press: Jakarta.

Novia, R.A. 2011. Rifki andi Novia Respon Petani Terhadap Kegiatan Sekolah 7(2), 48-60.

Nurmayasari, Destia. 2014. Peran Anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) “Laras Asri” pada Peningkatan Kesejahteraan Keluarga (Studi Deskriptif di Dusun Daleman Desa Kadirejo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang). Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.

Pudjiwati (1993), konsep pembagian kerja antara pria dan wanita.

Sugiono,. 2014. Memahami Penelitian Kualitatif, Cet IX; Bandung: Alfabeta.

Sumarsono, S. 2009. Teori dan Kebijakan Publik Ekonomi Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suratiyah, Ken. 2015. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya : Jakarta.

Widyastuti S. 2010. Sifat fisik dan kimia karagenan yang diekstrak dari rumput Eucheuma cottonii dan Eucheuma spinosum pada umur yang berbeda. Agroteksos. 20(1):41-50

Published

2025-08-21