DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR DAN PENGAJARAN REMEDIAL DALAM PENDIDIKAN IPA

Amrin Amrin

Abstract


Salah satu keadaan subyek didik yang perlu mendapat perhatian guru ialah kesulitan mereka di dalam belajar. Banyak guru yang merasa aman jika skor rata-rata yang dicapai para siswanya  melebihi batas lulus yang ditentukan. Mereka kurang menyadari bahwa sesungguhnya skor rata-rata tidak selalu menggambarkan keberhasilan proses belajar mengajar yang langsung di kelas. Tugas guru tidak hanya sampai pada pencapaian skor rata-rata yang memadai, didik asuhannya dapat berkembang secara optimal menurut irama dan cara yang sesuai. Oleh karena subyek didik memiliki perkembangan yang unik baik dipengaruhi oleh faktor-faktor bawaan, lingkungan, ataupun interaksi antara keduanya, maka di dalam tiap kelas tidak mustahil akan terdapat beberapa subyek didik yang mengalami kesulitan belajar. Kesulitan tersebut hendaknya dideteksi oleh para guru  sedini mungkin agar dapat direncanakan program remedi yang sesuai dan bermanfaat. Kesulitan belajar yang mereka  alami dalam suatu kelas tentu saja bervariasi baik intensitas  maupun  jenis  atau  penyebabnya,  subyek didik yang mengalami  kesulitan  yang  ekstrim  biasanya  tidak  ditemukan  lagi  di  kelas-kelas  biasa  akan  tetapi  sudah  terseleksi  pada  kelas-kelas  awal. Adapun kesulitan-kesulitan  belajar yang sering dihadapi siswa  adalah sebagai berikut: (1) melakukan observasi,  (2)  melakukan klasifikasi, (3)  menggunakan dan memanipulasi angka-angka, (4)  berkomunikasi, (5) melakukan prediksi,  (6) Menarik kesimpulan,  (7)  mengontrol variabel,  (8)  menginterpretasikan data,  (9)  merumuskan hipotesis, dan  (10)  melakukan eksperimen 

Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Pengajaran Remedial, Pendidikan IPA


Full Text:

PDF

References


Dimyati, dkk. 2001. Belajar dan Pembelajaran. Rineka Cipta. Jakarta

Arikunto Suharsimi.1987. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Bumi Aksara. Jakarta

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya . Jakarta: Rineka Cipta

Loekmono, J.T Lobby. 1994. Belajar Bagaimana Belajar. Jakarta : Gunung Mulia.

Muh.Entang.1983. Diagnosis kesulitan belajar dan penajaran remedial, Jakarta: Proyek pengembangan lembaga pendidikan tenaga kependidikan (P2LPTK)

Seumahu, J.G.1984. Diagnosis kesulitan belajar dan pengajaran remedial dalam pendidikan IPA, Jakarta: Proyek pengembangan lembaga pendidikan tenaga kependidikan (P2LPTK)




DOI: https://doi.org/10.26618/jpf.v1i1.185

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Pendidikan Fisika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View JPF Stats

   Free counters!

Jurnal Pendidikan Fisika  is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.