Pendidikan Islam Dalam Masyarakat Digital: Rekonstruksi Nilai, Otoritas Keilmuan, dan Pembentukan Karakter

DOI: https://doi.org/10.26618/ewe5vy46

Authors

  • Sitti Nadirah UIN Alauddin Makassar
  • Retoliah Dahlan UIN Datokarama Palu

Pendidikan Islam, Masyarakat digital, otoritas keilmuan, Nilai Islam, Pembentukan karakter

Abstract

Transformasi digital telah mengubah secara fundamental lanskap pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Perkembangan teknologi informasi dan media digital tidak hanya menghadirkan peluang baru dalam proses pembelajaran, tetapi juga memunculkan tantangan serius terkait pergeseran nilai, fragmentasi otoritas keilmuan, serta pembentukan karakter peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual bagaimana pendidikan Islam merespons dinamika masyarakat digital melalui rekonstruksi nilai-nilai keislaman, penataan ulang otoritas keilmuan, dan penguatan pembentukan karakter. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dan analisis kritis, artikel ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam perlu bergerak melampaui pendekatan normatif-tradisional menuju paradigma transformatif yang mampu mengintegrasikan teknologi digital dengan nilai etika, maqāṣid al-sharī‘ah, dan pembelajaran berbasis karakter. Temuan konseptual artikel ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan Islam di era digital sangat ditentukan oleh kemampuannya menjaga otentisitas nilai, memperkuat legitimasi keilmuan, serta membentuk karakter peserta didik yang religius, kritis, dan berkeadaban digital.

References

Alburhani, I. S. (2025). Intelligent Character Islamic Education Teachers in shaping students’ digital civility. JPI (STIT Madani).

Campbell, H. A. (2013). Digital religion: Understanding religious practice in new media worlds. Routledge.

Campbell, H. A. (2025). Digital religion as the networked spiritual infrastructure of contemporary life. In [Springer book chapter]. Springer.

Hamid, E. A. (2025). Management of Islamic-based character education implementation in vocational schools. [AJIE / Alhayat e-journal].

Hannan, A. (2023). Social media and the fragmentation of religious authority among Muslims in contemporary Indonesia. Digital Muslim Review.

Malik, A., & Halwati. (2025). The transformation of religious practices in digital space: Formation of new religious authorities within the Cyber Islamic Ummah configured by social media algorithms. Alqalam (PDF).

PIJED. (2024). Strategic role of Islamic Religious Education in character building in the digital era. [PIJED journal article].

Rachman, A. (2025). Transformation of religious authority in the digital era: A study on shifts toward popularity-based authority. [Walisongo journal PDF].

Syahroni, M. I. (2025). Islamic education curriculum model based on character and spiritual intelligence for Generation Z. [Islamic education journal article].

Tabaika, M. A. (2025). Digital da’wah and the reconstruction of Islamic authority in the era of social media. Al-Balagh.

UNESCO. (2023). Global citizenship education in a digital age: Teacher guidelines. UNESCO.

UNESCO. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education (web page). UNESCO.

UNESCO. (2023). Guidance for generative AI in education and research. UNESCO.

Downloads

Published

2025-12-12