MODUL BERBASI ESD TOPIK “PENTNGNYA AIR BERSIH BAGI KEHIDUPANKU” DI SEKOLAH DASAR

sellin - fitrianur, Ghulam Hamdu

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul dengan topik pentingnya air bersih bagi kehidupanku dengan mengaitkan konteks ESD dan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD ). Proses diskusi terarah ini dilaksanakan oleh tim pengembang perangkat pembelajaran ESD, dimana di dalamnya terdapat 7 orang peserta dan 1 orang tim ahli. Dasar validasi kelayakan produk dihasilkan berdasarkan kesepakatan dalam Focus Group Discussion (FGD). Teknik pengumpulan data lainnya dilakukan melalui studi pendahuluan dengan instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi dengan subjek penelitian ini yaitu guru kelas 5 Sekolah Dasar. Menghasilkan data bahwa belum terdapat banyak modul pembelajaran berbasis ESD untuk peserta didik sekolah dasar . Melalui proses FGD dihasilkan kesepakatan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis ESD yang mencakup konsep ESD, dengan topik pembahasan didalamnya mengenai pentingnya air bersih bagi kehidupanku, sehingga nantinya dihasilkan produk modul berbasis ESD topik pentingnya air bersih bagi kehidupanku di sekolah dasar


Keywords


Modul, Pembelajaran berbasis ESD, Air Bersih

Full Text:

PDF

References


A., A. (2018). Belajar Menulis Cerita Anak. PT. Jakarta: Penerbit Erlangga

Asfiah, N., Mosik, M., & Purwantoyo, E. (2013). Pengembangan modul IPA terpadu kontekstual pada tema bunyi. Unnes Science Education Journal, 2(1).

Awang, TS & Zakaria, E. (2012). The effects of integrating technology on students conceptual and procedural understandings in integral calculus. Asian Social Science, 8 (16): 8-16

Clarisa, G., Danawan, A., Muslim, M., & Wijaya, A. F. C. (2020). Penerapan Flipped Classroom dalam Konteks ESD untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif dan Membangun Sustainability Awareness Siswa. Journal of Natural Science and Integration, 3(1), 13-25.

Dilshad, R. M., & Latif, M. I. (2013). Focus group interview as a tool for qualitative research: An analysis. Pakistan Journal of Social Sciences (PJSS), 33(1).

Fausih, Moh, and Danang T. (2015). Pengembangan Media E-Modul Mata Pelajaran Produktif Pokok Bahasan ,Instalasi Jaringan LAN ( Local Area Network )‟ Untuk Siswa Kelas XI Jurusan Teknik Komputer Jaringan Di SMK Negeri 1 Labang Bangkalan Madura. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika 01, no. 01.

Hoffmann, T., & Siege, H. (2018). What is Education for Sustainable Development (ESD)?. Human Development, 1(8), 1.

Kuncahyono, K. (2018). Pengembangan E-Modul (Modul Digital) dalam Pembelajaran Tematik Di Sekolah Dasar. JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education), 2(2), 219-231.

Mahat, H., & Idrus, S. (2017). Education for sustainable development in Malaysia: A study of teacher and student awareness. Geografia-Malaysian Journal of Society and Space, 12(6).

Muthmainah, M., Nurmiyati, N., & Dwiastuti, S. (2016). Pengaruh Penggunaan Modul Berbasis Potensi Lokal pada Topik Ekosistem terhadap Pemahaman Konsep dan Sikap Peduli Lingkungan Siswa Kelas X. In Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning (Vol. 13, No. 1, pp. 293-298).

Nurdyansyah. (2015). Inovasi Model Pembelajaran Sesuai Kurikulum 2013. Sidoarjo: Nizami Learning Center.

Oktariani, K., & Markum, M. E. (2018). PERBEDAAN PERILAKU KONSERVASI AIR BERSIH ANTARA NEGARA BERKEMBANG DAN NEGARA MAJU DITINJAU DARI PERSPEKTIF WAKTU. Psibernetika, 10(1).

Panjaitan, R. G. P., Sari, D. P., Wahyuni, E. S., & Shidiq, G. A. (2019). Feasibility of Human Excretory System Module in Biology Learning. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA, 5(1), 84-93.

Prastowo, A. (2011). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif.

Rahman, A., Heryanti, L. M., & Ekanara, B. (2019). Pengembangan Modul Berbasis Education for Sustainable Development pada Konsep Ekologi untuk Siswa Kelas X SMA. Jurnal Eksakta Pendidikan (JEP), 3(1), 1-8.

Segara, N. B. (2015). Education for sustainable development (ESD) sebuah upaya mewujudkan kelestarian lingkungan. SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 2(1), 22-30.

Sudaryono, D. (2018). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Rajawali Pers.

UNESCO. (2015). Rethinking Education Towards a Global Common Good? UNESCO Publishing. http://www.unesco.org/fileadmin/MULTIMEDIA/FIELD/Cairo/images/RethinkingEducation.pdf

UNESCO. (2017). Education for Sustainable Development Goals Learning Objectives. Peace and Sustainable Development, Education Secto




DOI: https://doi.org/10.26618/jkpd.v6i2.5638

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.