Intervention Councelling Based Multicultural Values In Child Behavior Alleviation

Sri Sayekti, Slamet Slamet, Kabri Kabri

Abstract


 

Abstract. The research background describes the social changes that accur in the Indonesian nation-state so rapidly, this is one the reasons it is easy to obtain means of communication and transportation so that if adolescents do not have strong filters they can srore norms and behavior, especially teenagers are very vulnerable to changes that are leads to a form of mischief.  The purpose of this study describes: 1) the factors that cause delinquency in children; 2) forms of child delinquency; 3) how to deal with children's delinquency; 4) implementation of multicultural values-based counseling intervention services; and 5) barriers to service delivery. This type of research is quantitative with a descriptive approach. The research subjects were students  of SMA in Semarang City, while the data collection tools were observation, documentation, interviews, and questionnaires, while the data analysis technique used is descriptive percentages. The results obtained the conclusion that the handling of delinquency in high school children by counseling counseling through the intervention of multicultural values-based counseling services still needs serious attention from various parties and there needs to be a sustainable program, because there are still some counseling teachers who experience obstacles in the implementation of counseling intervention. Then alleviation of children's deviant behavior in the form of delinquency has not been optimal.

Keywords: Counseling Intervention, Multicultural Values.

Abstrak.  Latar belakang penelitian mendeskripsikan perubahan sosial  yang terjadi di negara-bangsa Indonesia  begitu cepat,  hal ini salah satu sebabnya  adalah mudahnya diperoleh sarana komunikasi dan transportasi sehingga jika remaja tidak memiliki filter kuat dapat melakukan penyimpanan terhadap norma dan perilaku,  apalagi remaja  sangat rentan terhadap perubahan yang mengarah pada  bentuk kenakalan. Tujuan  kajian ini  mendeskripsikan:  1) faktor penyebab kenakalan anak;  2) bentuk kenakalan anak;  3) cara mengatasi kenakalan anak; 4) pelaksanaan layanan intervensi konseling berbasis nilai-nilai multikultural; dan 5) hambatan dalam pelaksanaan layanan. Jenis penelitian digunakan kuantitatif dengan desain deskriptif.  Subjek penelitian adalah peserta didik SMA di Kota Semarang dengan alat pengumpul data observasi, dokumentasi, wawancara, dan angket, sedangkan teknik analisis data digunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa penanganan anak oleh guru BK   melalui intervensi layanan  konseling  berbasis nilai-nilai multikultural masih diperlukan perhatian secara serius dari  berbagai pihak dan perlu ada program tindak lanjut, sebab masih ada sebagian guru BK yang mengalami hambatan dalam pelaksanaan intervensi konseling, maka  pengentasan perilaku menyimpang  anak berupa kenakalan hasilnya belum maksimal.

Kata Kunci: intervensi konseling, nilaii-nilai multikultural.


Keywords


counseling intervention, multicultural values

Full Text:

DOWNLOAD

References


Anthony, Yeo. (2002). Counseling: a Problem Solving Approach. Singapore: Armour Publishing Pte Ltd.

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Creswell, W. John. (2009). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Third Edition. California: Thousand Oaks.

Jones, Ricard Nelson. (2011). Konseling dan Terapi: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Naim, Ngainun dan Sauqi, Achmad. (2011). Pendidikan Multikultural: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Parekh, Bhikhu. (2012). Rethinking Multiculturalism: Keberagaman Budaya dan Teori Politik. Yogyakarta: Kanisius.

Slamet, etc. (2017). The Implementation of Multicultural Values in The Education Institution. Journal of Education Development. Vol: 5, No. I, 2017.

Slamet. (2019). “Nilai-nilai Multikulturalisme: Sebuah Implikasi dan Tantangan Negara-Bangsa Indonesia ke Depan”. Disampaikan pada Seminar Nasional: Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, di Universitas Muhammadiyah Purwoketo. 19 Oktober 2019. Prosiding. ISBN: 978-602-6697-43-1.

Slamet. (2020). “Multicultural Values: An Analysis of the Indonesian Literacy Disregar”. Jurnal Etika Demokrasi. ISBN: e-2615-4374. Volume 5. Nomor 1. Januari 2020.

Slamet. (2019). “Nilai-nilai Multikulturalisme: Suatu Sumbangan Implementasi dalam Pengembangan Kurikulum”. Disampaikan pada Seminar Nasional: Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan dalam Revolusi 4.0, di Universitas Lampung, 24-25 Oktober 2019. Prosiding. ISBN: 978-623-92193-1-4.

Sayekti, Sri. (2006). “Bentuk-bentuk Sosialisasi Program BK di Sekolah”. Majalah Ilmiah Pawiyatan. Edisi: 34 Tahun XV, September 2006.

Sayekti, Sri. (2013). “Permasalahan Anak Berbakat di Indonesia”. Majalah Ilmiah Pawiyatan. ISSN: 0853-4462. (Edisi Khusus Dies Natalis). Volume XX, Nomor 1, 3 Agustus 2013.

Sugiyono. (2010). Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.26618/jed.v6i1.4147

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JED (Journal of Etika Demokrasi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.