Fenomena Post-Truth Sebagai Alat Gerakan Sosial Politik Pada Pemilihan Presiden 2019 (Studi Perubahan Sosial)

Sri Wulansari, Firdaus W Suhaeb, Firdaus W Suhaeb

Abstract


Masalah utama dalam artikel ini tentang bagaimana fenomena post-truth sebagai alat gerakan sosial politik pada pemilu presiden 2019. Artikel ini bertujuan mengeksplorasi fenomena post-truth sebagai alat gerakan sosial politik pada pemilu presiden 2019. Hasil artikel ini adalah para aktor dalam mensukseskan gerakan sosial politiknya melalui fenomena post-truth yaitu dengan cara menyampaikan berbagai wacana-wacana, saling sindir menyindir melalui TV dan media sosial baik berupa facebook, whaatsaap dan lain-lain. Dengan demikian, masyarakat dipandang sebagai lubang hitam yang menyerap sebuah makna, informasi, komunikasi, pesan dan sebagainya, menjadi tidak bermakna. Masyarakat menempuh jalan mereka sendiri, tak mengindahkan upaya yang bertujuan memanipulasi mereka.

Keywords


Fenomena Post-Truth, Gerakan Sosial Politik, Pilpres 2019

Full Text:

PDF

References


Chris Barker. (2011). Cultural Studies. Yogyakarta: Kreasi wacana

D’Ancona, M., (2017). Post-truth: the new war on truth and how to fight back. London: Ebury Press.

Etiyanto. (2018). Media Dan Dinamika Sosial Politik Indonesia. Cetakan Pertama.Purwokerto: Literasi

Bangsa.

Firdausy Adriana Grahani et al. (2019). Desa Konstitusi: Politik Pemerintahan Desa dalam

Menanggulangi Diskrupsi Politik Identitas dan Disintegrasi Bangsa di Era Post Truth.

Firdausy et al. (2019). Desa Konstitusi: Politik Pemerintahan Desa Dalam Menanggulangi Diskurpsi

Politk Identitas Dan Disintegrasi Bangsa Di Era Post-Truth. Jurnal Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu

Politik Universitas Wahid Hasyim Semarang

Freddy Rangkuti. (2011). SWOT Balanced Scorecard. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Hadisaputra. (2019). Pilpres di Era Pasca Kebenaran. Https://fajar.co.id/2019//04/22/pilpres-di-erapasca-kebenaran/, diakses, 08 Juni 2023

Imawan Khaeruddin. (2018). Jurnalisme Data Resistensi Ruang Siberdi era Post-Truth. Jurnal Signal

Unswagati Cirebon.

J.A. Llorente, A., González-Agüero, A., Casajus, J. A., & Vicente-Rodriguez, G. (2017). Plyometric

exercise and bone health in children and adolescents: a systematic review. World Journal of

Pediatrics, 13(2), 112-121.

Jatmiko, Mochamad Iqbal. (2019). Post-Truth, Media Sosial, Dan Misinformas: Pergolakan wacana

Politik Pemilohan Presiden Indonesia Tahun 2019. Jurnal Tabligh

Kurniawan Budi. (2018). Politisasi Agama Di Tahun Politik: Politik Pasca-kebenaran Di Indonesia Dan

Ancaman Bagi Demokrasi. Jurnal Sosiologi Agama

Lapau, Buchari. (2012). Metode Penelitian KesehatanMetode Ilmiah Penulisan Skripsi, Tesis, dan

disertai Pedoman bagi Mahasiswa S-1, S-2 dan S-3. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Mahatma Yudhi. (2019). Moral Panic Di Era Pasca Kebenaran, Amplifikasi Moral Panic Terkait Diksi

Sontoloyo, GenderuwoDan Tabok Penyebar Hoax Dalam Strategi Pemengan Pilpres 2019.

Mudawamah, Nita Siti. (2018). Membekali Diri Untuk Menghadapi Fenomena Post-Truth. Indonesian

Journal of Academic Librarianship.

Mustaqim Andika Hendra. (2018). Strategi Komunikasi Politik Digital Pasca-Kebenaran. Jurnal

Dakwah Risalah

Ritzer, George. (2003). Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda, Jakarta: Raja Grafindo

Persada

Ritzer, George. (2012). Teori Sosiologi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Selu Margaretha. (2001). Hiperrealitas dan Ruang Publik. Jakarta: Penaku




DOI: https://doi.org/10.26618/equilibrium.v11i3.11090

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Equilibrium: Jurnal Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Diterbitkan:

Program Studi Pendidikan Sosiologi 
Keguruan dan Ilmu Pendidikan 
Universitas Muhammadiyah Makassar 
Alamat: Jalan Sultan Alauddin No 259 
Email: jurnalsosiologi@unismuh.ac.id   

Bekerjasama Dengan Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI)


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .

Lihat Statistik Saya