HUBUNGAN KADAR TROMBOSIT, HEMATOKRIT, DAN LEUKOSIT PADA PASIEN DBD DENGAN SYOK DI MAKASSAR PADA TAHUN 2011-2012

Dara Ugi, Nuraini Damayanti

Abstract


In order to detect the occurrence of shock in dengue patients is difficult. Decrease in platelet levels and increased levels of hematocrit is often used as an indicator of dengue especially in the event of shock. Leukocyte levels to see whether there is leukopenia or leukocytosis. By checking levels that may help in early treatment of shock. To determine the relationship between blood platelets, hematocrit and leukocytes in patients with dengue hemorrhagic fever (DHF) and shock. The study observational analytic cross-sectional retrospective design. Samples were DHF patients who received inpatient services at the hospital. RS. Faisal, Baji Labuang RS and RS. Haji in 2011-2012 taken by using total sampling. Data were obtained from medical records and analyzed by Chi Square test. The number of samples involved in this study were 100 cases. Most samples were children aged 5-15 years 54 people (54.0%), male sex by the number of 52 people (52.0%). The degree of the highest degree DHF III 40 people (40.0%). As well as the many levels of platelets were thrombocytopenia (<100,000 / p l) by 55 people (55.0%), most were rising hematocrit levels than normal (36%), as well as the highest levels of leukocyte levels are still normal 55 people (55,0%). In this study the results obtained Chi Square statistical test platelet levels there is a significant relationship between shock DHF and shock (p =0.003), whereas the hematocrit levels showed different results there is no significant relationship between shock DHF and shock (p =0.067) and leukocyte levels show different results there is no significant relationship between shock DHF and shock (p =0.841).


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Pustaka Kesehatan Populer: Mengenai Berbagai Macam Penyakit Infeksi. Ed9. PT Bhuana Ilmu Populer; 186-189

Buku kuliah Ilmu Kesehatan Ana2. Jakarta:Universitas Indonesia; 608

Hindra I Satari, Mila Meiliasari. Demam Berdarah, Perawatan di Rumah danRumah Sakit+Menu. Jakarta: Puspa Swara, Anggota IKAPI.2008.

Word Health Organization (WHO). Demam Berdarah Dengue, diagnosis:

pengobatan, pencegahan dan pengendalian. 2nd ed. Jakarta: EGC; 1999.

Sari Pediatri. 2010. Hubungan Gambaran Klinis dan Laboratorium Sebagai

Faktor Risiko Syok pada Demam Berdarah Dengue.https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:Zgwi7zOsQMJ:www.idai .or.id. Diakses tanggal 26 September 2012.

Aryati. Aspek laboratorium DBD Dengan Permasalahan dan Interpretasinya.

Muswil V Patelki. Malang: 2005.

Halsread SB, Scanlon JE, Unpaivit P. Dengue and chikungunya virus infectionin man in Thailand, 1962-1964. Am J Trop Med Hyg 1969;18:997- 1s021.

Dinkes Provinsi Sul-Sel..Profile Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.

Penerbit Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Makassar,2010.

Soegeng Soegijanto. Demam Berdarah Dengue 2„d. Surabaya: AirlanggaUniversitas Press: 2008.

Inge Sutanto, dkk. Buku ajarparasitologi.ed 4. Jakarta: FKUI.2010-2011.

Sutjana, Primal. Demam Berdarah Dengue di Indonesia Tahun 1968-2009.

Buletin Jendela Epidemologi ed Agustus Volume II. 2010.

Anto Sitio. Hubungan Perilaku Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk DanKebiasaan Keluarga Dengan Angka Kejadian Demam Berdarah Dengue Tahun 2008. Undip. Semarang.

Widoyono. Penyakit Tropis: epidemologi, Penularan, Pencegahan danpemberantasannya. 2nd. Jakarta: Erlangga.2010-2011.CDC. Epidemologi Dengue. Demam Berdarah Denguehttp://www.cdc.gov/dengue/epidemology/index.html. 2010-2011Diakses tanggal 20 September 2012.

Hadinegoro, sri R, Soegijanto, Soegeng. Departemen kesehatan dan

social RI. Tatalaksana demam berdarah dengue di Indonesia. Jakarta: Depkes RI; 2001

Suhendro, Naigolan L, Khiechen. Ilmu penyakit dalam. Jakarta: DepartemenIlmu Penyakit Dalam. FKUI;2007.

Hillman R S, Ault K A, Rinder, Henry M. . Hematology in Clinical Practice4th ed. New York: McGraw-Hill Companies;2005.

Tumbelaka AR, Darwis D, Gatot D, Pramulyo H S, Zulkarnain I, TimmbunanK.dkk. Demam Berdarah Dengue naska lengkap pelatihan bagian pelatih dokter sesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam, dalam tatalaksana kasus DBD. Jakarta: FKUI;1999. egijianto, S. Demam Berdarah Dengue Pada Bayi. Surabaya.

Indonesia:1999/2000.

Soedarno Sp. Masalah demam berdarah dengue di Indonesia. Dalam:

Hadin egoro SRS. Satari HI, Penyunting. Demam Berdarah Dengue. Naskah Lengkap Pelatihan NAgi Dokter Spesialis Anak dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Tatalaksana Kasus DBD. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran UniversitIndonesia; 1999. H1-12. Dalam Raihan, dkk. Faktor Prognosis Terjadinya Syok Pada Pasien Demam Berdarah Dengue. Saripediatri (Onlina) edisi 2010. Vol 12, No 1 Juni 2010

Yenni Risniati, Lukman Hakim Tarigan, Emiliana Tjitra. Leukopenia SebagaiPredikator Terjadinya Sindrome Syok Dengue. [skripsi] di depok. Media Litbang Kesehatan. Available from: http://

Fejournal.litbang.depkes.go.id/ Findex.php/ FarticleFdownload.

Wati WE. Beberapa Faktor Yang Berhubungan dengan kejadian demam

berdarah dengue (dbd)dikelurahan ploso kecamatan pacitan tahun 2009 [skripsi]. Surakarta: Universitas muhammadiyah Surakarta; 2009 [mei 2011].

Krishnamurti C, Kalayanarooj S, Cutting M, Peat RA, Rothwell SW, Reid T,et al. Mechanicms of hemorrhage in dengue without circulatory collapse. Am J Trop Med Hyg, 2002. (cited 2012 July 17)..

Suhendro, Naigolan L, Khiechen. Ilmu penyakit dalam. Jakarta: DepartemenIlmu penyakit dalam. FKUI;2007

Gatot D. Perubahan hematologi pada infeksi dengue. Dalam: HadinegoroSRH, Satari HI, editors. Demam berdarah dengue. 1st ed. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2000.

Hendarwanto. Dengue. Dalam: Sjaifoellah N, editor. Buku ajar penyakitdalam. Jilid I. 3rd ed. Jakarta: Balai penerbit FKUI; 1997.

Krisnamurti C, Kalayanarooj S, Cutting MA, Peat RA, Rothwell SW, Reid TJ,et al. Mechanism of hemorrhage in dengue without circulatory collapse. Am J Trop Med Hyg 2001.

Hadinegoro SR. Soegijanto S, Wuryadi S, Suroso T. Tatalaksana demamberdarah/demam berdarah dengue pada anak. Dalam: Hadinegoro SRH, Satari HI, editors. Demam berdarah dengue. 1st ed. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2000.

Hadinegoro SR, Soegijanto S, Wuryadi S, Suroso T, editor. Tatalaksana

demam berdarah dengue di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan. 2006.

Margareta Diana. Korelasi Antara Trombositopenia dengan Hematokonsentrasi sebagai faktor predisposisi Terjadinya Syok pada pasien dewasa (Internet). 2007. Juni.

http://www.pdii.lipi.go.id/jurnal/11095056.pdf/jurnal demam berdarah

dengue.

Mayetti. Hubungan Gambaran klinia dan Laboratorium sebagai faktor RisikoSyok pada Demam Berdarah Dengue. Saripediatri. Vol.11.No 5. Febuari 2010.

Srichaikul T, Nimmanitya S. Haematology in dengue and dengue hemorrhagicfever. Bailliere’s Clinical Haematology 2000;13(2):261-76. Dalam Anak Agung Ngurah Subawa, I Wayan Putu Sutirta Yasa .Pola Jumlah Trombosit Penderita Demam Berdarah Dengue (Dbd) Pada Anak-Anak Yang Petanda Serologinya Positif. [Skripsi]. J Peny Dalam. Vol 8, No 3 Sepember 2007.

Murgue B, Cassar O, Deparis X. Impication of macrophage inflammatory

protein 1 alfa in the inhibition of human haematopoietic progenitor growth by dengue virus. J Gen Virol 1998;79:1889-93. Dalam Anak Agung Ngurah Subawa, I Wayan Putu Sutirta Yasa. Pola Jumlah Trombosit Penderita Demam Berdarah Dengue (Dbd) Pada Anak-Anak Yang Petanda Serologinya Positif. [Skripsi]. J Peny Dalam. Vol 8, No 3 Sepember 2007.

Mitrakul C. Bleeding Problems in dengue hemorrhagic fever: Platelet and

coagulation changes. Southeast Asian. J Trop Med Pub Health 1987;18(13):407-12. Dalam Anak Agung Ngurah Subawa, I Wayan Putu Sutirta Yasa .Pola Jumlah Trombosit Penderita Demam Berdarah Dengue (Dbd) Pada Anak-Anak Yang Petanda Serologinya Positif. [Skripsi]. J Peny Dalam. Vol 8, No 3 Sepember 2007.

Huang KJ, Li SYJ, Chen SC, Liu HS. Manifestation of thrombocytopenia in dengue-2 virus infected mice. J Gen Virol 2000;81:2177-82. Dalam Anak Agung Ngurah Subawa, I Wayan Putu Sutirta Yasa. Pola Jumlah Trombosit Penderita Demam Berdarah Dengue (Dbd) Pada Anak-Anak Yang Petanda Serologinya Positif. [Skripsi]. J Peny Dalam. Vol 8, No 3 Sepember 2007.

Dewi, Rismala, Roland. Clinical features of dengue hemorrhagic fever and risk factors of shock event. Paediatrica Indonesiana 2006;46:144. Dalam Ahmad Taufik, dkk. Peranan kadar hematokrit, jumlah trombosit dan serologis IgG-IgM anti DHF dalam memprediksi terjadinya syok pada pasien demam berdarah Dengue di Rumah Sakit Islam Siti Hajar. J Peny Dalam. 2007.

Ahmad Taufik, dkk. Peranan kadar hematokrit, jumlah trombosit dan serologisIgG-IgM anti DHF dalam memprediksi terjadinya syok pada pasien demam berdarah Dengue di Rumah Sakit Islam Siti Hajar. J Peny Dalam. 2007. Dalam Dikcy Santosa,dkk. Validitas Kaar Laktat Darah dalam Mendeteksi Kebocoran Plasma pada Infeksi Virus Dengue Anak. Bandung: Universitas Padjadjaran. 2011.

Dewi R, Tumbelaka AR, Sjarif DR. Clinical features of dengue hemorrhagicfever and risk factors of shock event. Paediatri Indonesia. 2006. Dalam Dikcy Santosa,dkk. Validitas Kadar Laktat Darah dalam Mendeteksi Kebocoran Plasma pada Infeksi Virus Dengue Anak. Bandung: Universitas Padjadjaran. 2011.

A Rena, Ni Made, Susila Utama, Tuti Parwati M. Kelainan hematologi pada

demam berdarah dengue. FK Unud RSUP Sanglah Denpasar. Jurnal Penyakit Dalam, Volume 10 Nomor 3. 2009.

Sutarjo. Dengue. Yogyakarta: Medika Fakultas Kedokteran UGM, 2004.

Dalam Fiyya Aglilatun. Hubungan Antara Jumlah Leukosit Dengan Kejadian Syok Pada Penderita DBD Dewasa [skripsi] di Semarang. From: eprint.undip.ac.id/22679/1/Fiyya.pdf. Diakses pada 29 Desember 2011.

Anastasia Ratnaningsih. Skor Kebocoran Vaskuler Sebagai Penanda Awal

Terjadinya Syok Pada Demam Berdarah Dengue. Undip.Semarang.2005.

Bratawidjaja, Karnen Gama. Imunologo Dasar Edisi ke-6. Jakarta: Balai

Penerbit Fakultas Kedokteran Indonesia, 2004. Dalam Fiyya Aglilatun. Hubungan Antara Jumlah Leukosit Dengan Kejadian Syok Pada Penderita DBD Dewasa [skripsi] di Semarang. From: eprint.undip.ac.id/22679/1/Fiyya.pdf. Diakses pada 29 Desember 2011.

Bima Valentino. Hubungan Antara




DOI: https://doi.org/10.26618/aimj.v1i1.2768

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Dara Ugi, Nuraini Damayanti

Creative Commons License
Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Ilmiah Kedokteran under by Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.