Fenomena Sosial Pilihan Hidup Tidak Menikah Wanita Karier

Nursalam Nursalam, mas'ud Ibrahim

Abstract


Masalah utama dalam penelitian ini adalah latar belakang pilihan hidup tidak menikah dan bagaimana interaksi wanita karier yang tidak menikah di dalam masyarakat.. Penelitian ini adalah  jenis penelitian kualitatif deskriftif, meliputi rangkaian kegiatan yang sistematik untuk mendapatkan jawaban atas permasalahan yang diajukan. Jika dilihat dari jenis obyek yang diteliti, maka penelitian ini di kategorikan sebagai penelitian studi kasus dengan maksud memberikan gambaran tentang Fenomena sosial pilihan hidup tidak menikah (pada wanita karier di Kota Ende Kabupaten Ende). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor yang melatar belakangi wanita karier memilih hidup melajang yaitu; terlanjur memikirkan karier dan pekerjaannya, adanya prioritas-prioritas kehidupan lainnya, ingin menjalani kehidupan pribadi secara bebas, perasaan dibutuhkan oleh keluarganya di rumah, serta ketakutan akan permasalahan dan konflik rumah tangga. (2) Interaksi antara masyarakat sekitar dengan wanita karier bisa dikatakan harmonis. Bergotong royong dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan tetap terlaksana.Wanita karier dengan segala aktifitasnya, tidak mengurangi partisipasi dalam kelancaran semua aktifitas sosial.Masyarakat sekitar menerima secara positif keputusan yang diambil wanta-wanita karier tersebut. Melihat sikap yang ditunjukan tidak pernah menunjukan kesan negative sebab wanita karier yang memiih hidup melajang selalu menjaga norma masyarakat.

 

Kata Kunci : Wanita Karier, Tidak Menikah, Pilihan Hidup.


References


Anastasiaosa.blogspot.com. (2013). (online). (Wanita karier dan Feminisme.Diakses 28 Juni 2015).

Azmi, Rohali Yuli. (2013).. (Online). (Feminisme - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, diakses 23 April 2015).

Caecilia.(2007). (Online) Faktor-Faktor Penyebab Wanita Karier Memilih Hidup Melajang. Skripsi Tidak diterbitkan. Semarang: Universitas Katolik Soegijapranata.

Dariyo, A. (2003).Psikologi Perkembangan Dewasa Muda. Jakarta: Grasindo.

Eriany, P. (1997). Menikah Atau Hidup Melajang Pilihan Wanita Masa Kini. Jurnal Pranata. Semarang: Soegijapratana Catolic University Press. Vol VII. No 3 (1-6).

Gibson., Ivanevich., Donnely. (1990). Organisasi. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, E. B. (2004). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga. (Edisi Kelima).

Hidayah, Rani dkk. (2013). Wanita Karier Masa Kini.(Online). (http ://dehazel. blogspot. com/ 2013/ 04/v- behavior urldefaul tvmlo. html, diakses 23 April 2015).

Jacobs, A. (2001) .A Feminist Writer and ‘Spinster by Choice’ Hammers Away at The Registry of Reason to Get Meriied. www.jsonline.com (23 April 2015)

Kutha Ratna. (2004). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian sastra.Denpasar: Pustaka Pelajar (Online),www. Slideshare.net/syawiri/Makalah. Teori. Feminisme.(diakses 24 April 2015).

Kartini, P. (2005). Wanita Harus Mandiri. Dalam Wawasan. Surat Kabar Harian, 24 April 2005. Semarang.

Lumy, Benyamin. (2014). Efek Buruk Terlambat Menikah.(Online).(http://life.viva.co.id/news/read/546797-6-efek-buruk-terlambat-menikah/. diakses 23 April 2015).

Moleong, L. J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. (Edisi Revisi).

Moleong, L. J. (1990). . Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. (Edisi Kedua)

Ollenburger, J. C. & Moore, H. A. (2002) .Sosiologi Wanita. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Poerwandari, E. K. (1998). Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian Psikologi. Jakarta: Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Sosiologi.

Pusat Bahasa departemen Pendidikan Nasional, (2005).Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.

Riyanto, J. (2005). Perempuan dan Tugas Karier. Dalam Suara Merdeka. Surat Kabar Harian, 12 Maret 2005. Semarang: PT. Suara Merdeka Press.

Suryabrata.(2011). Metodologi Penelitian. Jakarta: Rajawali Press.

Tim Penyusun FKIP Unismuh Makassar.(2012). Pedoman Penulisan Skripsi. Unismuh Makassar: Panrita Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.