Peran Ganda Istri Komunitas Petani

Suardi Suardi, Syarifuddin Syarifuddin

Abstract


Setiap anggota masyarakat dalam suatu keluarga memiliki status dan peranan yang berbeda dalam keluarga yang bisa dikostruksi oleh sosial budaya, biologi dan agama, namun peran laki-laki sekarang banyak  dilakukan oleh perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (i)  peran ganda istri komunitas petani (ii) implikasi sosial peran ganda intri komunitas petani. Penelitian ini menggunakan  pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik purposive sampling.Teknik penelitian observasi, wawancara dan dokumentasi.Kategori yang digunakan yaitu informan kunci dan informan umum, melalui teknik keabsahan data triangulasi sumber, teknik dan waktu. Hasil penelitian perang ganda istri komunitas petani dalam lingkup domestik yaitu memasak, dan membersihkan rumah dan memdidik anak sedangkan dalam lingkup publik membantu pekerjaan suami di sawah dikebun dan membantu memelihara ternak, dan dampak negatif yaitu perasaan bersalah, stres, kelelahan, ketidakberdayaan, kecemasan, kesedihan dan kemarahan, sedangkan dampak positifnya yaitu meningkatkan perilaku beragama, mendukung ekonomi keluarga, relasi yang sehat dan positif dengan keluarga dan pemenuhan hubungan sosial secara harmonis (equilibrium)

 

Kata Kunci : Beban Ganda, Perempuan, Petani.


References


Arikunto.(1998). Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktek).Jakarta: PT. Reneka Cipta.

Goode, William J. (2007). Sosiologi Keluarga. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hariwijaya & Triton.(2007). Pedoman Proposal dan Skripsi.Yogyakarta: Oriza.

Koentjaraningrat. 1965. Pengantar Antropologi. Jakarta : Penerbit Universitas.

R.M MacIver & Charles H. (1961) .Society, an Introductory Analysis.London : Macmillan & Co.

Soekanto, Soerjono. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar.Jakarta : PT RajaGrafindo Persada.

Soemardjan dan Soelaeman Sumardi.(1964). Setangkai Bunga Sosiologi.Jakarta: Yayasan Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Sugiyoni.(2012). Metode Penelitian Kuantitaf, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tylor, E.B. (1924). Primitive Culture. New York: Brentano’s.

Tukidjan, Eddy, Dkk. (2009). Sosiologi Pendidikan. Makassar: Departemen Pendidikan Nasional.

Walgito, Bimo. (2003). Psikologi Sosial (Suatu Pengantar).Yogyakarta: Penerbit Andi.

Ollenburger, Jane. (1996). Sosiologi Wanita.Jakarta : PT. Rineke Cipta.

Arfah, Muhammad, Dkk. (1997). Fungsi Keluarga Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Daerah Sulawasi Selatan. Ujung Pandang: CM. Maju Jaya Ujung Pandang.

Hijriani, Jum. (2011). Peran Ganda Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga (Studi Kasus Pemecah Batu di Desa Lamatti Rilau Kecamatan Sinjai Utara). Makassar: Skripsi Fakultas Ilmu Sosial UNM.

Ritonga.(1996). Fungsi Keluarga dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Daerah Sumatera.Medan: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Rustina.(2000). Peranan Istri Petani dalam Keluarga dan Masyarakat di Kecamatan Burau Kabupaten Luwu. Makassar: Tesis Program Pasca Sarjana UNM.

Said, Ridwan.(2001). Pola Pencaharian Nafkah Perempuan Pedesaan (Kasus di Desa Sumberejo Kec. Wonomulyo Kab. Polmas).Makassar: Tesis Program Pasca Sarjana UNM.

Sjafnir.(1988). Kedudukan dan Peranan Wanita dalam Kebudayaan Suku Bangsa Minangkabau.Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Wahidah, Nurul. (2008). Peranan Perempuan dalam Perekonomian Keluarga (Kasus Tukang Cuci dari Kelurahan Tombolog Kab.Gowa).Makassar: Skripsi Fakultas Ilmu Sosial UNM.

Borut, Fitriani, (2012). Makalah Antropologi Masyarakat Peasent. (http:// blogspot.com/2012/02/makalah-antropologi-masyarakat-peasent/, diakses 18 Juni 2014).

Ferawati.(2013). Pengertian Masyarakat.(http://ferawati1.blogspot.Com/2013/02 /pengertian-masyarakat-menurut-beberapa-ahli.html,diakses 18 Juni 2014)

Rahmawati, Annisaa, (2012). Komunitas Sosiologi Pertanian. (http://blog.ub.ac.id/ annisaarahmawati/2012/04/komunitas-sosiologi-pertanian/, diakses 18 Juni 2014


Refbacks

  • There are currently no refbacks.