HEGEMONI BAHASA MILENEALISASI PADA SLOGAN DEMONSTRASI: ANALISIS WACANA KRITIS

Ibnu Ajan Hasibuan, Ade Irma Khairani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktek wacana pada slogan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai fenomena baru dimasa sekarang. Dibalik selogan-slogan ditemukan adanya kekuatan dan keunikan yang menghegemoni dengan tinjauan aspek linguistik sebagai hasil ide mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengumpulkan dan menyajikan data kemudian dianalisis menggunakan pendekatan analisis wacana kritis Norman Fairclough serta memadukannya dengan pendekatan unsur psikoanalisis Freudian. Dari hasil analisis data  ditemukan adanya penggunaan teks dari segi liguistis yang mana Representasi anak kalimat menunjukkan pemilihan diksi dan majas personifikasi. Selanjutnya Representasi hubungan kalimat menujukkan adanya unsur pragmatik seperti “ilokusi” dan bahasa “sarkasme”. Dari seluruh pembentukkan wacana terdapat faktor yang mempengaruhi ide atau gagasan yang menghegomi bahasa. Fungsi Id ditekan oleh Ego dan Superego sebagai penyampai hasrat libido mahasiswa kedalam bentuk simbolik (slogan). Ranah simbolik tersebut menguasai pembentukan wacana. Kekuasaan hasrat menghegemoni kaum mahasiswa.

Kata kunci: Analisis Wacana Kritis; Hegemoni Bahasa; Milenealisasi.


Full Text:

PDF

References


Antonio, G. (1971). Selection of Prison Notebook. In Lawrence and Wishart (p. 280). Lawrence nda Wishart.

Conley, T., & Said, E. W. (1985). The World, the Text, the Critic. SubStance, 14(1), 98. https://doi.org/10.2307/3684960

Creswell, J. (2011). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. In Sage (Issue October).

Deborah, S. (2007). Ancangan Kajian Wacana. In Pustaka Pelajar (p. 270). Pustaka Pelajar.

Eriyanto. (2001). Analisis Wacana. In Lkis (p. 290). Lkis.

Fairclough, N. (1995). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. In Pearson (p. 360). Pearson.

Fauzan, U. (2014). Analisis Wacana Kritis dari Model Faiclough hingga Mils. Jurnal Pendidikan, 6(1), 1–15.

Hidayatullah, S., Waris, A., & Devianti, R. C. (2018). Perilaku Generasi Milenial dalam Menggunakan Aplikasi Go-Food. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 6(2), 240–249. https://doi.org/10.26905/jmdk.v6i2.2560

Kristiani Samosir, D., Kurnia Nurhayati, I., & Maulana, S. (2016). Hegemoni Penggunaan Bahasa Inggris Dalam Slogan Perguruan Tinggi (Analisis Wacana Kritis Fairclough Pada Slogan Dua Universitas Swasta Di Kota Bandung). Jurnal Sosioteknologi, 15(1), 124–135. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2016.15.1.11

Said, Edward W. 1983. The World, the Text and the Critic. Cambridge, Massachussets: Harvard University Press.

Wahyu, BN. 2019. Libido yang Ditekan, Pelajar dan Mahasiswa yang Barbar. Sanglah Institute diakses pada https://www.sanglah-institute.org




DOI: https://doi.org/10.26618/konfiks.v7i2.4294

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JURNAL KONFIKS

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
Journal Konfiks is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.