Model Komunikasi Pemerintah Daerah Dalam Promosi Objek Wisata Pulau Sanrobengi Di Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar

Ahmad Syarif, Andi Luhur Prianto, Muhammad Adzan Umrah

Abstract


Dengan potensi pariwisata yang sangat menjanjikan, sudah sepantasnya Pulau Sanrobengi sebagai salah satu destinasi wisata sehingga dapat menjadi pilihan favorit bagi wisatawan domestic dan luar negeri dan tidak mustahil Pulau Sanrobengi dapat lebih dikenal oleh wisatawan domestic maupun mancanegara. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan tipe penelitian fenomenologis dengan informan 11 orang, sumber data dalam penelitian ini adalah data primer, dan data sekunder, teknik pengumpulan dalam penelitian ini  adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan FGD (Focus Group Discussion) yang dilakukan secara langsung oleh peneliti, teknik analisis  data dalam penelitian ini adalah reduksi data, sajian data, dan verifikasi dan pengabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi metode dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Komunikasi Pemerintah dalam Promosi Objek Wisata Pulau Sanrobengi di Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar ada empat yaitu (1) memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait obyek wisata tersebut, pemerintah kabupaten takalar atau lebih spesifik dinas pariwisata merekrut yang namanya dara daeng, dara daeng ini sebagai ikon atau garda terdepan dalam hal memberikan pemahaman kepada masyarakat atau wisatawan (2) disini untuk mempengaruhi kesenangan pengunjung pemerintah menghadirkan fasilitas yang cukup lengkap, ini dapat dibuktikan dengan tersedianya Sembilan villa, satu baruga, dengan fasilitas perabotan yang sudah ada didalamnya, ditambah dengan fasilitas outbound bagi wisatawan yang ingin main-main. (3) pengaruh pada sikap, membedakan diantaranya ada fasilitas tersebut, dan harga untuk menikmati fasilitas itu tadi tergolong terjangkau dikantong parawisatawan yang ingin menikmati pulau sanrobengi kecamatan galesong (4) hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam hal pengelolaan belum, adapun hubungan kerjasama yang terjalin dengan media-media elektornik seperti Celebes tv.

 

Abstrack

Government Communication Model in the Promotion of Sanrobengi Island Tourism Object in South Galesong District Takalar  District. With the potential of tourism is very promising, it is deserved Sanrobengi Island as one of the tourist destinations so it can be a favorite choice for domestic and foreign tourists and not impossible Sanrobengi Island can be better known by domestic and foreign tourists. The research type is qualitative with phenomenological research type with informant 11 people, data source in this research is primary data, and secondary data, collecting technique in this research is observation, interview, documentation, and FGD (Focus Group Discussion) done directly by researchers, data analysis techniques in this study is data reduction, data presentation, and verification and validation of data in this study is triangulation method and triangulation time. The result of the research shows that Government Communication Model in Promotion of Object of Sanrobengi Island in South Galesong Sub-district of Takalar Regency there are fouryaitu (1) to give an understanding to the society related to the tourism object, takalar district government or more specifically the recruiting tourism service whose name is daeng daeng, as an icon or vanguard in terms of providing an understanding to the public or tourists (2) here to influence the enjoyment of the government's visitors to present a fairly complete facility, this can be proven by the availability of nine villas, one baruga, with existing furniture facilities therein, outbound for tourists who want to play games. (3) influence on attitude, distinguish among others there is facility, and the price to enjoy the facility was quite affordable dikantong the tourists who want to enjoy the island sanrobengi galesong district (4) cooperative relationship between local government and private parties in terms of management yet, cooperation that is intertwined with elektornik media such as Celebes tv.

Keywords


Model Komunikasi; Pemerintah Daerah; Promosi Obyek Wisata; Communication Model; Government; Tourism Object Promotion

Full Text:

PDF

References


Adillah, Rizky.2014. Peran Dinas Pariwisata Dalam Mempromosikan Objek Wisata Pada Wisatawan Di Kota Bandung. Bandung: Universitas Komputer Indonesia.

Arifin, Anwar, 2008. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar Ringkas. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Cangara, Hafied, 2008. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Devito, Joseph A. 2011. Komunikasi Antarmanusia. Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group.

Ermaya, Suradinata. 1996. Organisasi dan Manajemen Pemerintahan Dalam Kondisi Era Globalisasi. Bandung: Ramadan.

Gitosudarmo, Indriyo. 2008. Manajemen Pariwisata. Yogyakarta: BPFE.

Haryanti, Kristiana. 2003. Pedoman Penelitian Kualitatif. Jakarta.

Hasan, Erliana, 2005. Komunikasi Pemerintahan. Bandung: Refika Aditama.

Hidayat, Darsun. Komunikasi Antarpribadi Dan Medianya. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Lupiyoadi, Rambat dan Hamdani, A.2001. Manajemen Pemasaran Jasa. Jakarta: Salemba Empat.

Madani, Muhlisdkk. 2014. Pedoman Penulisan Proposal Penelitian dan Skripsi Fisipol Unismuh Makassar. Makassar.

Manurung. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhadjir,Neong. 1996. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasani.

Mulyana, D. 2000. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Onong, Effendy. 2004. Ilmu Komunikasi, Teori Dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sendjaja, Sasa, Djuarsa, 1993. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Universitas Terbuka.

Utama,Rhesa Anggara. 2012. Dasar-Dasar Konsep Pemerintahan. Online: http:// karharhesa.blogspot.co.id. Diaksestangga l09 November 2012.

Nasution, Zulkarimen, 2007, Komunikasi Pembangunan, Pengenalan Teori dan Penerapannya, Jakarta, PT. Raja GrafindoPersada.

Widada, Mulyati, Sri, Kobayasi, Hiroshi, 2006, Sekilas Tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati & Ekosistemnya, Jakarta.

Badan Penelitian dan Pengembangan Deplu. “Pariwisata sebagai Pendukung dalam Rangka Pelaksanaan Diplomasi di Bidang Kebudayaan (Kajian Pustaka)”

Kotler, Philip. 1993. Manajemen Pemasaran, Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian, Jilid 1.Jakarta: Erlangga.

Tjiptono, Fandy. 2008. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.

Shim, Terence A. 2003. Periklanan Promosi Aspek Tambahan Komunikasi Terpadu. Jakarta: Erlangga.

Sutisna. 2003. Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sutopo, H.B. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif : Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian. Surakarta: Sebelas Maret University Press.




DOI: https://doi.org/10.26644/jko.v1i1.1769

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 J-KO: Jurnal Komunikasi dan Organisasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Makassar

Jl. Sultan Alauddin No. 259 Kota Makassar, Prov. Sul-Sel 90221, Gedung Iqra Lantai 5, Prodi Ilmu Komunikasi
WA: +62811449192 (Chat Only)

email: jkoikomunismuh@gmail.com

 


Creative Commons License

Jurnal Ilmu Komunikasi (J-KO) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.