Konsep Pendidikan Akhlak dalam Pendidikan Islam
Abstrak
Krisis moral dan anomali adab yang kerap terjadi di kalangan peserta didik pada era modern menegaskan urgensi pendidikan akhlak agar diprioritaskan di atas pencapaian kognitif semata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual mengenai esensi dan implementasi pendidikan akhlak dalam perspektif pendidikan Islam. Melalui pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), data dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi dari berbagai literatur relevan dan dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak merupakan manifestasi praksis dari akidah yang lurus, yang berfungsi sebagai kompas moral bagi seorang Muslim. Telaah pemikiran tokoh pendidikan Islam seperti Ibnu Qayyim, Imam Al-Ghazali, dan Sa'id Hawwa mengungkapkan bahwa pendidikan akhlak bertumpu pada pelestarian fitrah, penyucian jiwa (tazkiyat an-nafs), serta pembentukan kepribadian Islami yang menyeluruh. Di Indonesia, orientasi ini selaras dengan tahapan capaian pembelajaran nasional yang dirancang sistematis, mulai dari pengenalan budi pekerti dasar pada anak usia dini hingga tahap pencegahan penyakit hati dan sosial pada tingkat menengah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan akhlak merupakan ikhtiar sadar, holistis, dan berkesinambungan yang esensial untuk membentuk generasi berakhlak mulia (akhlakul karimah) yang mampu menghadirkan keharmonisan relasi dengan Allah Ta'ala, sesama manusia, dan alam semesta.



