PENGAWASAN ANGGARAN DITINJAU DARI BUDAYA LOKAL MAKASSAR DALAM KONSEP GOOD GOVERNANCE

Muh Nur Sucipto Rahman, Fadliah Nassaruddin, Darwis Lannai

Abstract


The purpose of this study is to determine the correlation between good governance and siri 'napacce in guarding the realization of village funds and to know the application of culture and local wisdom of siri' napacce in carrying out their duties and responsibilities as village officials in Pacellekang Village, Pattallassang District, Gowa Regency.This research is a qualitative research with an ethnographic approach. The data source of this study is primary data in the form of direct interviews to several informants and subjects in the form of data from the research location. Furthermore, the data collection methods used were in-depth interviews, documentation and recording. Then, data processing and analysis techniques are qualitative analysis by building conclusions with the stages of data collection, triangulation data analysis and final conclusions.The results of this study indicate that the supervision of ADD management in Pacellekang Village is already good, in accordance with the principles of good governance. Starting at the planning stage, the implementation stage, and the accountability stage, the administration and financial management processes have been implemented in accordance with the principles of good governance, although there are still a few shortcomings. In addition, accountability and reporting are also direct to interested parties based on the cultural values of siri 'na pacce which can increase supervision of village fund allocation management (ADD) because as it is known that those who can participate in monitoring other than the community, the central government, are ourselves.

Keywords: Supervision , Honesty, Village Fund Allocation, Siri 'na Pacce



Full Text:

PDF

References


Adiwirya, Muhammad Firdiansyah. Putu Sudana. 2015. Akuntabilitas, transparansi, dan anggaran berbasis kinerja pada satuan kerja perangkat daerah kota Denpasar. E-Jurnal Akuntansi 11.2 (2015): 611-628.

Alvianty., Elfreda A Lau, dan Imam Nazarudddin Latif. 2013. Akuntabilitas Pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2013 di Desa Badak Baru. Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda: 1-7.

Andoh., Quaye, dan Akomae. 2018. Impact of fraud on ghanaian smes and coping mechanisms. jurnal university of new england uploaded by emeraldinsight 08 March 2018.

Astuty, E. dan E. H. Fanida. 2011. Akuntabilitas Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (Apbdes) (Studi Pada Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2011 Di Desa Sareng Kecamatan Geger Kabupaten Madiun). Accountability, Governance Village, Apbdes: 1-19.

Duadji, noverman. 2012. Good Governance dalam Pemerintah Daerah. MIMBAR, Vol. 28, No. 2 (Desember, 2012): 201-209.

Fatnuriawan, A. 2014. Kinerja Aparatur Pemerintah Desa Dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pelayanan Publik Di Desa Puhjarak Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri Tahun 2014. Artikel:1-15.

Fitriyani. 2012. Penerapan AHP Sebagai Model Sistem Pendukung Keputusan. Jurnal Kebangsaan. 5(2).12-45.

Hamzah. 2015. Pengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial dengan motivasi sebagai variabel moderating (Studi Kasus Perguruan Tinggi Swasta di Kota Semarang). Media ekonomi dan manajemen Vol. 30 No. 2 : 190-201.

Hayat, Mar’atul Makhmudah. 2016. Pencegahan terhadap tindak pidana korupsi pemerintahan desa: Kajian politik kebijakan dan hukum pengelolaan sumber daya Alam desa.

Hofstede, G. (1999). Cultures and Organization. McGraw-Hill International (UK) Limited.

Isti’anah. 2010. Penerapan dan implementasi anggaran berbasis kinerja. Jurnal informasi perpajakan akuntansi dan keuangan pablik.Vol. 5, No. 1, : 73-84.

Junaidi. 2015. Perlakuan Akuntansi Sektor Publik Desa Di Indonesia.Akuntansi, Anggaran, Dana, Desa. Jurnal Neo-Bis. 9(1) Juni: 39-59.

Kartika, Ray Septianis. 2012. Partisipassi Masyarakat dalam Mengelola Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Tegeswetan dan Desa Jangkrikan Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo. Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian dalam Negeri. Disetujui 10 Agustus 2012.

Latif. 2013. Analisis Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Panduan Untuk Eksekutif, DPRD dan Masyarakat dalam Pengambilan Keputusan Ekonomi, Sosial dan Politik.

Mahfudz. 2009. Analisis Dampak Alokasi Dana Desa (ADD) Terhadap Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Desa. Jurnal Organisasi dan Manajemen. 5(1): 10-22.

Mahmud. 1996. Pappasang To Riolo. Ujung Pandang: Balai Penelitian Bahasa

Mashal, Ahmad M. 2011. Corruption and resource allocation distortion for “escwa” countries. Internationaljournalof economic and managemen sciences vol. 1, No. 4.

Mashudi. 2014. Pendidikan Keberagaman Sebagai Basis Kearifan Lokal (Gagasan Kerukunan Umat Beragama). Jurnal Tarbawi Volume 11. No. 1. Januari-Juni 2014.

Neta, Yulia. 2012. Model Tata Kelola Administrasi Pemerintahan Yang Baik di Daerah Otonom Baru. Fiat Justitia Jurnal Ilmu Hukum Volume 6 No. 2 Mei-Agustus 2012.: 1-15.

Randa, Fransiskus & Fransiskus E. Daremos. 2014. Transformasi Nilai Budaya Lokal dalam Membangun Akuntabilitas Organisasi Sektor Publik. Jurnal Akuntansi Multiparadigma. 5(3): 345-510.

Rozaki, Eka, Manzur khan, Zuaib. 2005. Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa (Studi Kasus Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa-Desa dalam Wilayah Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung Tahun 2008). Tesis. Program Studi Magister Sains Akuntansi Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro Semarang.

Sardjito, B. dan Muthaher, Osmed. 2007. Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah: Budaya Organisasi dan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Moderating.Proseding Simposium Nasional Akuntansi X.Makassar.

Simon,yulius. Masdarmasud. Mahfud nurnajamuddin.dan Muhammad su’un. 2016. The role of apparatus competence, internal control system on good governance and the quality of financial statement information.International Refereed Research Journal Vol.– VII.

Sopanah, Ana.2014. Kearifan Lokal dalam Pusaran Modernitas.Pidato Ilmiah. Malang:1-20.

Sujarweni.2015. Pengaruh Partisipasi Penganggaran Dan Komitmen Organisasi Pada Kinerja Manajerial Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening. Jurnal Akuntansi. 10(1).261-278.

Suwardjono. 2014. Teori Akuntansi Perekayasaan Pelaporan Keuangan, edisi ketiga cetakan kedelapan.Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.

Syilvia. 2014. Akuntansi Dalam Persfektif Budaya Jawa: Sebuah Study Etnografi Pada Pedagang Keliling Di Kota Semarang. Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan (JIMAT).

Thomas. 2013. Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan di Desa Sebawang Kecamatan Sesayab Kabupaten tana Tidung. eJournal Pemerintahan Integratif. 1(1): 51-64.

Verasvera, FebrinaAstria. 2016. Pengaruh anggaran berbasis kinerja Terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah (studikasus pada dinas social provinsi jawa barat). Jurnal Manajemen, Vol.15, No.2 : 137-162.

Wolcott, H.F. (1977), Teacher vs Teknocrats : An educational Innovation in an Anthropological Perspectiive. Eugene, Oregon: Center for Educational and Manajement, University.

Wungubelen, R. L. 2014. Pengaruh Kepemimpinan Dan Disiplin Terhadap Kinerja Pegawai Pada Inspektorat Kabupaten Flores Timur. Jurnal Administrasi Publik dan Birokrasi.1(10): 1-10.

Yarnidan. 2016. Penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dalam pembentukan peraturan perundang-undangan sebagai pilar penegakan hak asasi manusia di Indonesia. : 120-138.




DOI: https://doi.org/10.26618/inv.v3i1.4974

Refbacks

  • There are currently no refbacks.