Implikasi Kegiatan Literasi Al-Qur’an Dalam Menumbuhkan Budaya Membaca Al-Qur’an Siswa di SMA Negeri 7 Gowa
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) budaya membaca Al-Qur’an siswa di SMA Negeri 7 Gowa, (2) implikasi kegiatan literasi Al-Qur’an dalam menumbuhkan budaya membaca, dan (3) faktor pendukung serta penghambat pelaksanaan kegiatan literasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya membaca Al-Qur’an tumbuh melalui pembiasaan literasi Al-Qur’an yang dilakukan secara rutin, baik sebelum pelajaran dimulai maupun setiap hari Jum’at. Kegiatan literasi Al-Qur’an berdampak pada peningkatan kebiasaan membaca, kemampuan membaca dan tajwid, minat dalam memahami kandungan Al-Qur’an, penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai Islam, serta pembentukan akhlak yang lebih baik. 3) Faktor pendukung mencakup dukungan kepala sekolah dan guru, fasilitas memadai, peran aktif Rohis, serta kebijakan pemerintah. Adapun hambatannya adalah kedisiplinan siswa yang belum merata, keterbatasan waktu, jumlah guru PAI yang minim, serta belum adanya modul literasi Al-Qur’an. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi Al-Qur’an dalam menumbuhkan budaya membaca dan memperkuat nilai keislaman di sekolah.