Tradisi Angngaru Dalam Pernikahan Dan Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Di Kelurahan Minasa Te’ne Kabupaten Pangkep

المؤلفون

  • Nurhazima Islamia Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Abd Azis Muslimin Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Adistian Universitas Muhammadiyah Makassar

الملخص

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan tradisi Angngaru pada pernikahan Di Kelurahan Minasa Te’ne Kabupaten Pangkep, (2) Menganalisis implementasi nilai-nilai pendidikan islam yang terkandung dalam tradisi Angngaru, (3) Mengidentifikasi factor-faktor yang menjadi penghambat nilai-nilai pendidikan islam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Angngaru mengandung tiga nilai utama pendidkan islam, yaitu: (1) Nilai moral dan etika, seperti keberanian, loyalitas, tanggung jawab dan penghormatan terhadap pasangan dan keluarga; (2) Nilai sosial dan budaya, yang mencerminkan gotong royong, solidaritas sosial, serta pelestarian identitas budaya lokal; dan (3) Nilai Spritual, yang menempatkan pernikahan sebagai ibadah serta doa dan harapan akan keberkahan rumah tangga dari Allah Swt. Penelitian ini juga menemukan adanya faktor penghambat seperti pengaruh modernisasi, kurangnya pemahaman generasi muda, serta potensi resiko fisik dalam pelaksanaan tradisi. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi Angngaru bukan hanya sekedar seremonial belaka, tetapi juga merupakan media pendidikan yang efektif dalam membentuk karakter masyarakat berdasarkan nilai-nilai islam. selain itu, pelestarian ini ditengah arus modernisasi menjadi bentuk resistensi budya yang selaras dengan ajaran agama. Dengan demikian, tradisi angngaru di mininasa te’ne dapat di pandang sebagai contoh konkret integrasi antara budaya lokal dan nilai-nilai pendidikan islam yang relevan untuk terus berkembang.

التنزيلات

منشور

2025-11-29