ANALISIS PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI ERA DIGITAL

DOI: https://doi.org/10.26618/p7gycc61

Authors

  • Hikmatul Lailaa Hikmah Universitas Negeri Makassar
  • Diva Putri Aulia Universitas Negeri Makassar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Instagram sebagai media pembelajaran bahasa Arab di era digital. Penelitian berfokus pada bentuk pemanfaatan Instagram serta kelebihan dan kekurangannya dalam mendukung pembelajaran bahasa Arab. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari artikel ilmiah tahun 2020–2025 dan dianalisis melalui tahap identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis data menggunakan model PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur Instagram seperti reels, carousel, feeds, dan stories efektif mendukung pembelajaran mufradat, nahwu, serta keterampilan istima’, qira’ah, kitabah, dan kalam. Penyajian materi secara visual dan audiovisual membuat pembelajaran lebih menarik, fleksibel, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital. Selain itu, Instagram juga mendukung pembelajaran mandiri (self-directed learning) karena materi dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Namun, penggunaan Instagram masih menghadapi kendala seperti distraksi digital, ketergantungan terhadap akses internet, dan belum terjaminnya validitas materi pembelajaran. Oleh karena itu, peran guru tetap diperlukan dalam mengarahkan dan menyeleksi konten agar pembelajaran berlangsung efektif dan sesuai tujuan.

Kata Kunci: bahasa Arab; Instagram; media pembelajaran; pembelajaran digital; systematic literature review

Downloads

Published

2026-05-12

How to Cite

ANALISIS PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI ERA DIGITAL. (2026). Al-Maraji’ : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 10(1), 14-27. https://doi.org/10.26618/p7gycc61

How to Cite

ANALISIS PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI ERA DIGITAL. (2026). Al-Maraji’ : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 10(1), 14-27. https://doi.org/10.26618/p7gycc61