PELASTARIAN NILAI BUDAYA TOPE LE'LENG PADA MASYARAKAT KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA
Kata Kunci:
Transformation, preservation, local wisdom, tope le'lengAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi pelestarian dan pengembangan Tope Le’leng sebagai kearifan lokal di Kabupaten Bulukumba. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teori interaksionisme simbolik, penelitian ini menelaah bagaimana masyarakat Bulukumba memaknai Tope Le’leng bukan hanya sebagai pakaian adat, melainkan juga simbol identitas, status sosial, serta nilai kebersamaan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan telaah literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tope Le’leng memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya masyarakat Bulukumba sekaligus berkontribusi pada aspek sosial dan ekonomi, khususnya bagi perempuan pengrajin. Meski dihadapkan pada tantangan globalisasi dan pergeseran minat generasi muda, eksistensi Tope Le’leng tetap bertahan melalui upaya revitalisasi, promosi pariwisata budaya, serta keterlibatan generasi muda dalam pengembangan kreatif. Dengan demikian, Tope Le’leng bukan hanya warisan budaya, melainkan juga aset sosial-ekonomi yang strategis bagi masyarakat lokal.





