Penggunaan Metode Creative Problem Solving (CPS) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika di Kelas XI IA2 SMA Negeri 2 Sinjai

Arni Idawati, Muris Muris, Ahmad Yani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui apakah penggunaan metode Creative Problem Solving (CPS)  dapat meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik kelas XI IA di SMA Negeri 2 Sinjai tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 2  Sinjai tahun ajaran 2015/2016 kelas XI IA2 yang berjumlah 24 siswa. Pengambilan data di lakukan dengan tes pemahaman konsep fisika pada akhir siklus.  Dari data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yang dicapai setelah dianalisis yaitu : (1) pada siklus I, skor rata-rata hasil belajar fisika peserta didik 59,94 dengan standar deviasi 10,76 (2) pada siklus II skor rata-rata hasil belajar adalah 74,22 dengan standar deviasi 8,90. Hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode creative problem solving (CPS) mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, demikian pula dengan peningkatan kemampuan konsep fisika pada penilaian afektif peserta didik pada siklus I berada pada  kriteria cukup, dan kemudian meningkat pada siklus II menjadi kriteria baik. Berdasarkan analisis hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep fisika peserta didik kelas XI IA2 SMA Negeri 2 Sinjai dapat ditingkatkan melalui penggunaan metode creative problrm solving (CPS).

Kata kunci: Creative Problem Solving (CPS), dan pemahaman konsep fisika.

 

This study aimed to determine whether the use of methods of Creative Problem Solving (CPS) to enhance understanding of the concepts of physics students in class XI IA SMA Negeri 2 Sinjai the academic year 2015/2016. This research is a class act. The research was conducted at SMAN 2 Sinjai the academic year 2015/2016 class XI IA2 amounting to 24 students. Data retrieval is done to test understanding of the concept of physics at the end of the cycle. From the data gathered are then analyzed quantitatively and qualitatively. The results arrived at after analysis, namely: (1) in the first cycle, the average score of students learning outcomes physics 59.94 with a standard deviation of 10.76 (2) in the second cycle the average score was 74.22 with the learning outcomes standard deviation of 8.90. The study of students by using creative problem solving (CPS) has increased from the first cycle to the second cycle, as well as the upgrading of the physics concepts on the assessment of affective learner in the first cycle is at sufficient criteria, and then increased in the second cycle be the criteria good. Based on the analysis of the results of this research can be concluded that the ability of understanding the concepts of physics students of class XI SMA Negeri 2 Sinjai IA2 can be enhanced through the use of creative methods problrm solving (CPS).

Keywords: Creative Problem Solving ( CPS ) , and the understanding of physics concepts.

Full Text:

PDF

References


Anderson, L.W dan David R. Krathwohl. 2010. Kerangka Landasan untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen. Cetakan I, Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Ausubel, D., Novak, J., & Hanesian, H. 1978. Educational Psychology: A Cognitive View (2nd Ed.). New York: Holt, Rinehart & Winston.

Dimyati, Mudjiono. 1994. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta:Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi Depdikbud.

Dimyati. 1988. Landasan Keguruan Suatu Pengantar Pemikiran Keilmuan Tentang Kegiatan Guruan. Dirjen Guruan Tinggi. Depdiknas.

Dimyati. 1996. Guru dan Keilmuan di Indonesia: Suatu, Dilema Pengajaran dan Penelitian. Jurnal Guruan Humaniora dan Sains¬. September. 2(1&2)

Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama. 2003. Kurikulum 2004 Sekolah Menengah Pertama.Pedoman Khusus Pengembangan Silabus Berbasis Kompetensi Sekolah Menengah Pertama Mata Pelajaran Fisika. Jakarta: Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi Depdiknas.

Kemdikbud, 2013. Implementasi Kurikulum 2013; Penyusunan Rencana PelaksanaanPembelajaran (Rpp) SD/SMP/SMA/SMK, Jakarta.

Hamalik, Oemar . 1994. Media Pendidikan. penerbit Cipta Aditya Bakti. Bandung

Isaksen, S.G. dan Treffinger, D.J. 1985. Creative Problem Solving: The Basic Course. New York: Bearly Limited.

Isaken dan Treffinger, 2004. Celebrating 50 years of reflective practice: version of creative problem solving. Jurnal of creative behavior, 38, 57-101.

Kirkley, J. 2003. Principles for Teaching Problem Solving. Indiana University. USA

KTSP. 2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta, Departemen Pendidikan Nasional.

Maraviglia, R. L., & Kvashny, A. 2006. Managing Virtual Changes-A Guide to Creative Problem-solving in the Design Professions. Bloomington, Indiana: Author House.

Minggi, Ilham. 2010. Profil Intuisi Mahasiswa dalam Memahami Konsep Fungsi Berdasarkan Perbedaan Gender. Disertasi tidak dipublikaikan Surabaya, Pascasarjana Universitas negeri Surabaya.

Nakin, J. B. N. 2003. Ceativity and Divergent Thinking in Geometry Education. Disertasi University of South Africa. (Online). Tersedia: http://etd.unisa.ac.za/etd-db/theses/available/etd-04292005- 151805/unrestricted/00thesis.pdf. (7 Maret 2016)

Nurjanah, (2006). Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Mengembangkan Bahan Ajar Model Exploring Mathematics melalui Lesson Study. Seminar Nasional MIPA 2006: Penelitian, Pendidikan, dan Penerapan MIPA serta Peranannya dalam Peningkatan Keprofesionalan Pendidik dan Tenaga Kependidikan. ISSN 979-99314-1-X

Permen NO 22 tahun 2006 tentang SK dan KD.

Pepkin K.L. 2004. Creative Problem Solving In Math. Tersedia di: http://www.uh.edu/hti/cu/2004/v02/04.htm [5 Januari 2016].

Pradina, Resti Ari . 2010. Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses Belajar Mengajar: Bandung; Penerbit Sinar grafika,

Sanjaya, Wina. 2009. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Shoimin. Aris. 2014. Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013, , Penerbit: Ar-Ruzz Media, Yogyakarta

Sudjana, Nana. 2011. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung : Remaja Rosdakarya

Sumarno. 2009. Pembelajaran Menulis. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Suryosubroto, B. 2009. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta : PT. Rineka Cipta. T

Suryono dan Hariyanto. 2012. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya

Syaiful Sagala. 2009. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : CV. Alfabeta

Williams, M. & Burden, R.L. 1997. In Psychology for Language Teachers: A Social Constructivist Approach. English Language Teaching Journal,48/1, 22-27.

Upu, Hamzah. 2008. Problem Posing dan Problem Solving dalam Pembelajaran Matematika. Bandung: Pustaka Ramadhan




DOI: https://doi.org/10.26618/jpf.v6i2.1297

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Pendidikan Fisika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View JPF Stats

   Free counters!

Jurnal Pendidikan Fisika  is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.