ANALISIS TEKNOLOGI PEMBANGKIT LISTRIK BIOMASSA PADA SISTEM PENCAHAYAAN PETERNAKAN AYAM DI DESA BORIMATANGKASA KEC. BAJENG BARAT

Adriani Adriani

Abstract


Beternak Ayam adalah Salah satu pengeluaran terbesar peternakan ayam adalah kebutuhan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat teknologi pembangkit listrik biomassa pada sistem penyahayaan peternakan ayam Dalam pemanfaatan alat pembangkit listrik Biomassa dengan menggunakan generator termoelektrik, kegiatan yang dilakukan : Melaukan survai peternakan ayam, Pengecekan alat, Menyiapkan bahan pembakaran pada alat pembangkit listrik Biomassa, Pengambilan data. Pengambilan data yaitu, Pertama Biomassa (Kayu) adapun hasil yang didapatkan yaitu tegangan paling tertinggi yaitu 11.0 V dengan suhu  44.3 °C dan arus 60.0 mA\ 0.06A. Data ke dua Biomassa Kotoran ternak (Sapi) hasil yang didapatkan menghasilkan tegangan paling tertinggi yaitu 9,04 V dengan suhu  42,6 ° C dan arus 65,2 mA/ 0,065A. Data ke Tiga Biomassa Kotoran ternak (Ayam) hasil yang didapatkan menghasilkan tegangan paling tertinggi yaitu 8,00 V dengan suhu  42,8 ° C dan arus 31,5 mA/ 0,0315 A. Selisih perbandingan antara PLN dan Biomassa kayu yaitu Rp 122.019 kemudian selisih antara PLN dan Biomassa kotoran sapi Rp 122.547 sedangkan selisih antara PLN dan kotoran ayam yaitu Rp 124.132. pembakaran Biomassa Kayu lebih stabil di bandingkan Kotoran Ternak,karena Biomassa kayu dapat mencapai tegangan 11V sedangkan pembakaran Biomassa kotoran ternak khususnya kotoran Sapi kurang stabil dan hanya mencapai tegangan  9 V dan untuk Biomassa kotoran ayam  pembakarannya tidak stabil dan tegangannya hanya mencapai 7 V.


Keywords


Organisme Biomassa, Generator Termoelektrik, Peltier.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26618/jte.v1i2.2383

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 VERTEX ELEKTRO : JURNAL TEKNIK ELEKTRO



Creative Commons License
VERTEX ELEKTRO Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.