SARINGGAN SEBAGAI ALAT ALTERNATIF PENGELOLAHAN LIMBAH CAIR UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN PRIMER MASYARAKAT PERIFER MENUJU INDONESIA SEHAT

Ade Lin Osti, Neni Indrawati, Dian Astuti

Abstract


Masalah air limbah di Indonesia baik limbah domestik maupun air limbah Industri sampai saat ini masih menjadi masalah yang serius. Limbah berasal dari kegiatan pemukiman, industri, pertambangan dan kegiatan lainnya yang menghasilkan limbah. Limbah cair yang dibuang ke perairan akan mengotori air yang dipergunakan untuk beragai keperluan dan mengganggu kehidupan biota air, limbah padat akan mencemari tanah dan sumber air tanah. Pencemaran air akibat pembuangan limbah ke sungai dan limbah air pabrik ke pemukiman dan sumber air penduduk akan tercemarJenis pendekatan yang dipakai pada penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan yang diperoleh dari berbagai sumber yang relevan kemudian kami sajikan dalam bentuk karya tulis ilmiah. Saringgan merupakan singkatan dari (saringgan ramah lingkungan) alat yang bermanfaat untuk mengelolah limbah cair menjadi air yang layak untuk di konsumsi dan digunakan oleh masyarakat di sekitar periferatau masyarakat perifer. Proses pembuatan saringgan melewati tiga tahap yaitu tahap pertama pengendapan, kemudian pada tahap kedua penyaringan, dan selanjutnya pada tahap ketiga pemanasan. Pemanfaatan alat ini yaitu mengelolah air limbah menjadi air yang lebih bersih, mengefisiensi pengeluaran tentunya menciptakan lingkungan yang bersih. Selain itu dengan adanya alat saringgan ini dapat membantu masyarakat yang tinggal di sekitar perifer agar dapat meninggalkan kebiasan buruk menggunakan air yang seadanya menggantikan dengan air yang bersih dalam rangka menuwujudkan masyarkat Indonesia khususnya masyarakat perifer yang kurang mendapat perhatian tentang kebutuhan air yang bersih. Alat saringgan limbah cair di perifer dan limbah yang dihasilkan oleh rumah tangga dapat berkurang dengan pemanfaatan alat saringganini.

 

Kata kunci : Saringgan, Limbah Cair, Masyarakat Perifer, Indonesia Sehat


Full Text:

PDF

References


BPS (Badan Pusat Statistik). (2010). Kajian Awal Perolehan Energy Listrik dari Air Limbah Tekstil Secara SBMFC. BPS Provinsi Jawa Barat. Diakses dari https://pengertiandefinisi.com.

Kesmas. (2016). Dasar Hukum Pengelolaan Limbah. Diakses dari http://www.indonesian- publichealth.com.

Nawawi, H. (2007). Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sanjaya. (2013). Penelitian Pendidkan: Jenis, Metode dan Prosedur. Jakarta: Kencana Premada Media Group.

Verli. (2017). 7 Sungai Paling Tercemar di Dunia. Diakses http://serba7.com.




DOI: https://doi.org/10.26618/jp.v5i1.1695

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 PENA : JURNAL PENELITIAN DAN PENALARAN



Flag Counter Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. View My Stats