PEMANFAATAN DAUN SINGKONG TERFERMENTASI MOL BONGGOL PISANG PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN BENIH IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus)
DOI:
https://doi.org/10.26618/mx54a492Keywords:
Daun singkong fermentasi ikan nila salin (Oreochcromis niloticus)Abstract
Ikan nila salin (O. niloticus) adalah strain dari ikan nila yang toleran terhadap perairan payau maupun laut dan mempunyai prospek yang cukup baik untuk dikembangkan karena rasa dagingnya yang enak sehingga digemari oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis MOL bonggol pisang yang di gunakan untuk fermentasi daun singkong sebagai pakan alternatif untuk pertumbuhan dan sintasan ikan nila salin (O. niloticus). Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan dan pakan yang digunakan daun singkong yang difermentasi mol bonggol pisang dengan dosis yang berbeda, perlakuan A (kontrol) tepung daun singkong tanpa fermentasi,perlakuan B tepung daun singkong terfermentasi mol bonggol pisang 20ml, perlakuan C tepung daun singkong terfermntasi mol bonggol pisang 30ml, perlakuan D tepung daun singkong trfermentasi mol bonggol pisang 40ml. Hasil terbaik yang didapatkan dalam penelitian ada pada perlakuan D dengan dosis mol bonggol pisang 40ml, dan berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian pakan daun singkong terfermentasi MOL bonggol pisang memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P<0,05) terhadap laju pertumbuhan harian, namun kelangsungan hidup dari hasil uji ANOVA menunjukkan tidak berbeda nyata.
References
Amri, K. dan khairuman. 2003. Budidaya Ikan Nila Secara Intensif. Agromedia Pustaka jakarta.hal.16-18
Badeges, F.1989. Beberapa Informasi Mengenai Teknologi Pengolahan Ubi Kayu Menjadi Beberapa Jenis Produk Makanan Yang Mempunyai Nilai Tambah . Badan Penelitian Dan Pengembangan Industri. Deprind. Jakarta.
Jannah, M. 2001. Manual Produksi Ikan Nila. BBAT Jambi. Jambi.
Kartasapoetra. 1988. Teknologi Budaya Tanaman Pangan di Daerah Tropis. Bina Aksara. Jakarta
Lakitan, Benyamin. 2012. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Rajawali –press
Mahyudin, K. 2008. Panduan lengkap Agribisnis lele. Penebar Swadaya. Jakarta
Mahmud M. K. Dkk. 1990. Komposisi Zat Pangan Indonesia. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Bina Gizi Masyarakat Dan
Sumber Daya Keluarga, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor
Novary, E . 1997. Penanganan dan Pengolahan Sayuran Segar. Jakarta:
Penebaran Swadaya
Oey, Kam Nio. 1992. Daftar Analisis Bahan Makanan. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Jakarta.
Pascual, S. 2009. Nutrtion and Feeding of Fish. New York: Van nstrand
Reinhold
Permana, D. (2011), Kualitas Pupuk Organik Cair dari Kotoran Sapi Pedaging yang Difermentasi Menggunakan Mikroorganisme Lokal, Skripsi, Fakultas Peternakan, IPB, Bogor.
Rukmana, Rahmat. 1997. Ubi Kayu Budidya dan Pasca Panen. Yogyakarta: Kanisius
Setiawati, M dan Suprayudi, M. A. 2003. Pertumbuhan dan Efensiensi Pakan Ikan Nila Merah (Oreochromis Sp.) yamg Dipelihara pada Media Bersalinitas.
Jurnal Akuakultur Indonesia 2(1) : 27-30
Setyo BP. 2006. Efek Konsetrasi Cromium dan Salinitas. Berbeda Terhadap Efesiensi Pemanfaatan Pakan Untuk Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis Niliticus).
Sukria, H.A. dan R. Krisnan. 2009. Sumber dan Ketersediaan Bahan Baku Pakan di Indonesia. IPB Pres. Bogor
Sukaryana, Y., U. Atmomarsono, V. D. Yunianto, dan E. Supriyatna. 2011. Peningkatan nilai kecernaan protein dan lemak kasar produk fermentase campuran bungkil inti sawit dan dedak padi pada broiler.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sahrul Gunawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.