Perbedaan Rendemen Minyak Hati Ikan Bandeng (Chanos chanos) dengan Metode Ektraksi Dry Rendering dan Wet Rendering
DOI:
https://doi.org/10.26618/q58kfv53Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rendemen dan mutu organoleptik (warna dan aroma) minyak hati ikan bandeng (Chanos chanos) yang diekstrak menggunakan dua metode yaitu dry rendering dan wet rendering. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap satu faktor (metode ekstraksi), dua perlakuan, dan tiga kali ulangan. Rendemen dihitung berdasarkan perbandingan berat minyak terhadap berat hati ikan, sedangkan mutu organoleptik dinilai menggunakan uji hedonik oleh panelis tidak terlatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dry rendering menghasilkan rendemen lebih tinggi (rata-rata 3,5%) dibandingkan dengan wet rendering (rata-rata 2,3%). Namun, dari segi parameter warna dan aroma, wet rendering memperoleh nilai lebih baik dengan rata-rata penilaian warna 6,81 dan aroma 5,85 dibandingkan dry rendering dengan rata-rata warna 5,85 dan aroma 5,37. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan pada parameter warna tetapi tidak pada parameter aroma. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan metode ekstraksi memengaruhi kuantitas dan mutu sensori minyak ikan yang dihasilkan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maulana Jamaludin Akbar, Roisatul Ainiyah, Ernawati Ernawati, Nikmatul Izzah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.