Internalisasi pembiasaan pada pengenalan Muhammadiyah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal
DOI: https://doi.org/10.26618/q2gmzg38
Anak Usia Dini, Internalisasi Nilai, Kemuhammadiyahan, Pembiasaan, TK ABA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam mengenai ragam aktivitas pembiasaan serta respons peserta didik dalam proses internalisasi nilai-nilai Kemuhammadiyahan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti bertindak sebagai instrumen kunci dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif pasif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles, Huberman, dan Saldana. Untuk menjamin keabsahan data, dilakukan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Kemuhammadiyahan dilakukan melalui tiga jalur utama: pembiasaan rutin (seperti praktik ibadah Ismuba dan penggunaan identitas organisasi), pembiasaan spontan melalui keteladanan guru (uswah hasanah), dan penciptaan lingkungan fisik yang religius-ideologis. Temuan penelitian menyimpulkan bahwa proses internalisasi berhasil mentransformasikan nilai-nilai abstrak menjadi perilaku konkret yang sesuai dengan karakter Muhammadiyah, meskipun tetap memerlukan sinergi berkelanjutan antara pihak sekolah dan orang tua siswa.
