Pengaruh Kegiatan Kolase Bahan Alam dan Bekas terhadap Kemampuan Seni Rupa Anak Usia 4–5 Tahun
DOI: https://doi.org/10.26618/j4549r81
Anak Usia Dini, Bahan Alam, Bahan Bekas, Kolase, Seni Rupa Anak
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase berbahan alam dan bekas terhadap kemampuan seni rupa anak usia 4–5 tahun. Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kurangnya variasi media berkarya yang digunakan guru sehingga kemampuan seni rupa anak belum berkembang optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe one-group pretest–posttest. Sampel penelitian ini terdiri atas 15 anak kelompok usia 4–5 tahun yang dipilih secara purposive sampling dari TK Baburrahman Galung Beru, dengan mempertimbangkan kesesuaian karakteristik subjek terhadap tujuan penelitian. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kemampuan seni rupa yang mencakup aspek komposisi, pemilihan bahan, kreativitas, serta kerapian karya. Kegiatan kolase dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan memanfaatkan bahan alam seperti daun, biji, bunga kering dan bahan bekas seperti kertas majalah, kardus, dan kain perca. Data dikumpulkan melalui observasi sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji perbedaan rerata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan seni rupa anak setelah mengikuti kegiatan kolase berbahan alam dan bekas, ditandai dengan peningkatan skor pada aspek kreativitas visual, koordinasi motorik halus, dan kepekaan estetika. Dengan demikian, kegiatan kolase menggunakan bahan alam dan bekas terbukti berpengaruh positif terhadap kemampuan seni rupa anak usia dini dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran berbasis lingkungan.
