Integrasi Lagu Daerah Papua sebagai Sarana Pelestarian Budaya dalam Pembelajaran IPS untuk Menguatkan Identitas Budaya Peserta Didik Kelas V C SD Hikmah 1 Yapis Jayapura Provinsi Papua
DOI:
https://doi.org/10.26618/e4ry3235Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan integrasi lagu daerah Papua “Diru Diru Nina” sebagai sarana pelestarian budaya dalam pembelajaran IPS untuk menguatkan identitas budaya peserta didik kelas V C SD Hikmah 1 YAPIS Jayapura. Integrasi dilakukan dalam kerangka Kurikulum Merdeka dan Perda Papua No. 16 Tahun 2008 melalui pemutaran video, bernyanyi bersama, diskusi berbasis LKPD, serta refleksi nilai yang dikaitkan dengan tema “Daerahku Kebanggaanku”. Pendekatan kualitatif studi kasus digunakan dengan subjek guru, kepala sekolah, peserta didik, orang tua, dan tokoh budaya, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi lagu daerah efektif meningkatkan pemahaman IPS yang kontekstual, menumbuhkan kebanggaan identitas Papua, memperkuat sikap gotong royong, toleransi, dan penghargaan terhadap alam, terutama bagi peserta didik pendatang non-OAP. Faktor pendukung meliputi kebijakan sekolah yang fleksibel, fasilitas memadai, supervisi kepala sekolah, dan dukungan orang tua serta tokoh masyarakat, sedangkan hambatan utama berupa keterbatasan referensi lagu, kendala teknis, dan minim pelatihan diatasi melalui inisiatif guru dan kolaborasi komunitas. Temuan ini menegaskan bahwa lagu daerah berpotensi menjadi media strategis IPS berbasis kearifan lokal untuk penguatan identitas budaya peserta didik sekolah dasar.
Kata Kunci: integrasi lagu daerah Papua, pembelajaran IPS, Kurikulum Merdeka, pelestarian budaya, identitas budaya peserta didik
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.