Hubungan Kemandirian Belajar dengan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.26618/j5x33229Keywords:
Kemandirian Belajar, Kemampuan Berpikir Kritis, Matematika, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antara kemandirian belajar dengan kemampuan berpikir kritis matematika peserta didik kelas V Sekolah Dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Menteng Dalam 07 menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes dan non tes. Instrumen tes yang digunakan berupa uraian soal untuk mengukur variabel kemampuan berpikir kritis matematika dan istrumen non tes berupa angket untuk mengukur variabel kemandirian belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukan nilai koefisien korelasi sebesar 0,712 dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemandirian belajar dengan kemampuan berpikir kritis matematika. Sumbangan efektif yang diberikan oleh variabel kemandirian belajar terhadap variabel kemampuan berpikir kritis mateatika sebesar 50,7% dan sisanya sebesar 49,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil ini menegaskan pentingnya penanaman kemandirian belajar kepada peserta didik guna menunjang meningkatnya kemampuan berpikir kritis pembelajaran matematika di Sekolah Dasar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.