Identifikasi Kesulitan Berbahasa pada Anak Usia Dini: Studi Kasus pada Subjek ZA
DOI:
https://doi.org/10.26618/tbgem224Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesulitan berbahasa pada anak usia dini melalui studi kasus terhadap seorang siswi berinisial ZA yang berusia delapan tahun dan duduk di tingkat pertama jenjang sekolah dasar. Studi ini menerapkan pendeatan kualitatif deskriptif penelitian ini menerapkan desai SSR tipe A-B. teknik pengumpulan datanya melalui observasi langsung, wawancara dengan orang tua, serta pemberian tes bahasa reseptif dan ekspresif. Temuan penelitian mengidentifikasikan bahwa ZA mengalammihambatan dalam perkembangan bahasa ekspresif, yang tercermin dari pe;lafalan yang kurang jelas, penggunaan kalimat yang masih sederhana, serta respon verbal yang lambat. Dari sudut pandang teori perkembangan, keterlambatan ini berkaitan dengan kurangnya stimulasi bahasa yang konsisten di lingkungan keluarga serta keterbatasan dukungan individual di sekolah. Temuan ini diperkuat oleh studi empiris yang menunjukkan bahwa keterlambatan bahasa pada usia dini dapat berdampak pada perkembangan akademik dan sosial anak di kemudian hari. Penelitian ini menekankan pentingnya deteksi dini, intervensi yang tepat, serta kolaborasi antara orang tua, guru, dan tenaga ahli dalam mendukung perkembangan bahasa anak.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.