Efektifitas Model Creative Problem Solving Dengan Media Teka-Teki Silang Daun Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Sekolah Dasar

Erwin Putera Permana

Abstract


Berdasarkan hasil temuan observasi bahwa siswa kesulitan dalam menerima materi pelajaran, khususnya pembelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Hal ini dikarenakan kegiatan belajar mengajar tanpa adanya media maupun model pembelajaran, permasalahan ini mengakibatkan kebosanan dan membuat siswa malas untuk belajar. Dengan adanya penggunaan Model Creative Problem Solving dengan Media Teka-Teki Silang Daun, diharapkan aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subyek penelitian siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga pertemuan, menggunakan instrumen RPP, postest, lembar observasi aktivitas siswa, dan lembar observasi aktivitas  guru.  Kesimpulan  hasil  penelitian  ini  adalah  penerapan  Model Creative Problem Solving dengan Media Teka-Teki Silang Daun terhadap aktivitas siswa pada pembelajaran IPA pokok bahasan jenis-jenis daun memperoleh rerata 82,3% sehingga masuk kategori aktif. Penerapan Model Creative Problem Solving dengan Media Teka-Teki Silang Daun terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA pokok bahasan jenis-jenis daun memperoleh rerata 87,32% sehingga masuk kategori sangat baik. Aktivitas belajar siswa yang diajar menggunakan Model Creative Problem  Solving  dan  Media Teka-Teki Silang Daun lebih  baik  daripada  hasil  belajar  siswa yang  diajar menggunakan  Model  Creative  Problem  Solving  tanpa  menggunakan  Media Teka-Teki Silang Daun. Hasil belajar siswa menggunakan Model Creative Problem  Solving  dan  Media  Teka-Teki Silang Daun  lebih  baik  daripada  hasil  belajar  menggunakan  Model  Creative  Problem  Solving  tanpa  menggunakan  Media Teka-Teki Silang Daun.


Keywords


Model Creative Problem Solving, Media Teka-teki Silang Daun, Aktivitas, Hasil Belajar.

Full Text:

PDF

References


Gagne, R. (1972). Learning and individual differences. Learning and individual differences.

Gagné, R. (1970). The conditions of learning. Science, 1(34), 1993. https://doi.org/10.1016/0022-4405(79)90058-X

Permana, E. P., & Imron, I. F. (2016). PENERAPAN PEMBELAJARAN IPS DENGAN MEDIA ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV SDN KECAMATAN PRAMBON NGANJUK. EFEKTOR, 1(28), 67–70. https://doi.org/10.29407/e.v3i2.493

Permana, E. P., & Nourmavita, D. (2017). PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI MENDESKRIPSIKAN DAUR HIDUP HEWAN DI LINGKUNGAN SEKITAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR. Jurnal PGSD, 10(2), 79–85.

Permana, E. P., & Sari, Y. E. P. (2018). Development of Pop Up Book Media Material Distinguishing Characteristics of Healthy and Unfit Environments Class III Students Elementary School. International Journal of Elementary Education, 2(1), 8–14. Retrieved from https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJEE. DOI 10.23887/ijee.v1i1.13127

Richa Safitri Wulandari. (2015). Artikel Skripsi Universitas Nusantara PGRI Kediri. EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN CPS (Creative Problem Solving) DENGAN MEDIA ADOBE FLASH TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA POKOK BAHASAN LOGARITMA KELAS X SMA PAWYATAN DAHA KEDIRI, 1(1), 1–16.

Sri Sulistyorini, Hardjono, Harmanto, A. E. A. (2015). PELATIHAN PENGEMBANGAN PENILAIAN OTENTIK DAN PENULISAN RAPOR SD KURIKULUM 2013 BAGI GURU-GURU SD DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN GAYAMSARI KOTA SEMARANG. ABDIMAS, 19(1), 57–62.




DOI: http://dx.doi.org/10.26618/jrpd.v1i2.1441

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.