EVALUASI KETERSEDIAAN AIR DI HULU DAN HILIR DAS BINUANG MENGGUNAKAN PROGRAM RIBASIM
DOI:
https://doi.org/10.26618/pgp99x79Abstract
Permasalahan pada DAS Binuang, yaitu kebutuhan air baku di Kecamatan Binuang yang akan datang diperkirakan akan meningkat sesuai dengan pesatnya pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi, menyebabkan perubahan fungsi lahan di DAS Binuang. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan air di hulu dan hilir DAS Binuang dengan menggunakan Program RIBASIM, sehingga pengelolaan sumberdaya air sangat dibutuhkan untuk menjamin ketersediaan sumberdaya air saat ini dan mendatang pada DAS Binuang. Karena itu, diperlukan pengelolaan air untuk mengetahui ketersediaan air dengan menggunakan permodelan Program RIBASIM yang dapat membatu mempermudah pengambilan keputusan dalam pengelolaan sumberdaya air di DAS Binuang dan merupakan suatu model simulasi wilayah sungai yang dapat melakukan perhitungan simulasi dan digunakan untuk perencanaan jaringan tata air dengan baik dan mudah untuk dioperasikan. Adapun kesimpulan yang diperoleh, antara lain: ketersediaan air terbesar di DAS Binuang pada Tahun 2024 terjadi pada Bulan Desember, yaitu ketersediaan air di hulu 6.567 m3/detik dan hilir 6.562 m3/detik dan ketersediaan air terendah di DAS Binuang pada Tahun 2024 terjadi pada Bulan Februari, yaitu ketersediaan air di hulu 0.414 m3/detik dan hilir 0.409 m3/detik.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.