ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KONVERSI SPUTUM BASIL TAHAN ASAM PADA PENDERITA TUBERKULOSIS

Clevia Revi Maretha Mahendrani, Mohammad Subkhan, Annisa Nurida, Kartika Prahasanti, Yelvi Levani

Abstract


Tuberculosis (TB) is caused by bacteria (Mycobacterium tuberculosis) that most often affect the lungs. The incidence of tuberculosis in Indonesia is high because the success rate of tuberculosis treatment has decreased which causes the chain of transmission continues to occur. The main government programs to decrese the incidence and increasing the success treatment with the Directly Observed Treatment (DOTS) program. One important indicator of the DOTS program to assessing the success of tuberculosis treatment is the conversion of positive AFB sputum to negative at the end of the intensive phase of treatment. AFB sputum conversion to negative at the end of the intensive phase of treatment is influenced by several internal factors such as level of education and income, gender, adherence, patient's nutritional status, and comorbidities. Then external factors can also influence the AFB sputum conversion in anti-tuberculosis treatment such as environmental conditions, smear positivity, drug taking supervisors (PMO), and availability of drugs in health facilities.


Full Text:

PDF

References


World Health Organization (WHO). Global tuberculosis report 2019. [ebook]. France: WHO, 2019.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Batas ambang indeks massa tubuh. Jakarta: Menkes RI, 2019.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Pedoman nasional pengendalian tuberculosis. Jakarta: Menkes RI, 2018.

Astri, Nurlia. Pengaruh status gizi terhadap konversi sputum BTA pasien TB di Puskesmas Panjang [skripsi]. Lampung: Universitas Lampung. 2017.

Tama, TD. Indeks Massa Tubuh dan Waktu Terjadinya Konversi Sputum pada pasien TB PARU BTA positif di RSUP Persahabatan Tahun 2012. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia. 2016; 1(1): 1-8.

Chandrasekaran P , Natarajan S, Srikanth T. Malnutrition of immune responses in tuberculosis. Frontiers in immunology journal. 2017; 8(1).

Namukwaya, E. Predictors of treatment failure among pulmonary tuberculosis patient in Mulago Hospital, Uganda. African Health Science. 2011; 11(1): 105-11.

Ditjen Yankes. Tuberkulosis paru [Internet]. 2018 (cited: 29 Desember 2019). Tersedia pada http://yankes.kemenkes.go.id/read-tb- paru-422.html

ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KONVERSI SPUTUM BASIL TAHAN ASAM PADA PENDERITA TUBERKULOSIS 7

AL-IQRA MEDICAL JOURNAL : JURNAL BERKALA ILMIAH KEDOKTERAN

e-ISSN : 2549-225X. Vol. 3 No. 1, Agustus 2020, Hal. 1-9

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Pedoman nasional pengendalian tuberculosis. Jakarta: Menkes RI, 2011.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI)., 2016. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 67 Tahun 2016 tentang penanggulangan Tuberkulosis. Jakarta: Menkes RI

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). 2011. Pedoman nasional pengendalian tuberkulosis. [e-book]. Jakarta: Menkes RI.

Supardi K, Ida L, et al. Determinan

sosial dan keteraturan berobat

terhadap perubahan konversi pasien tuberkulosis paru. Jurnal MKMI.

; 6(3): 125-30. 20.

Nainggolan, Helena. Faktor yang berhubungan dengan gagal konversi pasien TB Paru kategori I pada akhir fase intensif [Tesis]. Medan: Uiversitas Sumatera Utara. 2013.

Prabawati R, Nana S. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kegagalan konversi pasien tb paru BTA positif kategori I pada akhir masa intensif di Puskesmas Kecamatan Jatinegara tahun 2017 [Skripsi]. Jakarta: Universitas Muhammadiyah Jakarta. 2017.

Mohd Shariff N, Shah SA, Kamaludin F. Previous treatment, sputum-smear nonconversion, and suburban living: The risk factors of multidrug-resistant tuberculosis among Malaysians. Int J Mycobacteriology. 2016; 5(1): 51–58.

Susanti D, Kountul C. Pemeriksaan BTA pada sputum penderita batuk lebih dari 2 minggu di poliklinik penyakit dalam BLU RSUP Prof. Dr. R.D Kandaou Manado. Journal E- clinic. 2013; 1(1): 81-6.

Heunis J, N.G Kigozi, S van der

Merwe. Sex-related trends in non- conversion of new smear-positive tuberculosis patients in the Free State,

South Africa. Public Health Action 23. Journal. 2014; 4(1): 66–71.

Marizan Marizan, Yodi Mahendradhata, Trisno Agung Wibowo. Faktor yang berhubungan dengan non-konversi BTA positif pada pengobatan tuberkulosis paru di Kota Semarang. BKM Journal of Community Medicine and Public Health. 2016; 32(3): 77-82.

Utami F. Hubungan usia, jenis kelamin, dan tingkat kepositifan dengan konversi basil tahan asam

Cailleaux M, Carla L, Jose R, Marcus B. Impact of smoking on sputum culture conversion and pulmonary tuberculosis treatment outcomes in Brazil: a retrospective cohort study.

ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KONVERSI SPUTUM BASIL TAHAN ASAM PADA PENDERITA TUBERKULOSIS 8

pasien tuberkulosis di unit pengobatan penyakit paru-paru pontianak periode 2009-2012 [Skripsi]. Tanjungpura: Universitas Tanjungpura. 2014.

Ulfah, M. Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberculosis (TBC) di wilayah kerja Puskesmas Pamulang Kota Tangerang Selatan tahun 2011 [Skripsi]. Jakarta : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2017.

Harahap, J. Nutrition status related to clinical improvement in AFB-positive pulmonary tuberculosis patient in primary health care in Medan. Journal of Medical Science. 2019; 7(10): 1621-27.

Kondoy, et al. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat pasien tuberkulosis paru di Lima Puskesmas di Kota Manado. Jurnal Kedokteran Komunitas dan

Tropik. 2014; 2(1).

Kanda R, Nagao T, Tho NV, Ogawa E, Murakami Y, Osawa M, et al. Factors Affecting Time to Sputum Culture Conversion in Adults with Pulmonary Tuberculosis: A Historical Cohort Study without Censored Cases.

PLoS ONE. 2015; 10(11).

AL-IQRA MEDICAL JOURNAL : JURNAL BERKALA ILMIAH KEDOKTERAN

e-ISSN : 2549-225X. Vol. 3 No. 1, Agustus 2020, Hal. 1-9

Journal Brasileiro de Pneumologia.

; 44(2): 99-105.

Agazhe, Moges. Time to sputum

culture conversion and its associated factor among multi drug resistance tuberculosis in eastern Africa. Intenational journal of infectious disease. 2020; 15(8): 4-24.

Ernawati, Kholis, et al. Perbedaan status gizi penderita tuberkulosis paru antara sebelum pengobatan dan saat pengobatan fase lanjutan di Johar Baru, Jakarta Pusat. Majalah Kedokteran Bandung. 2018; 50(2): 74-8.

Syafa’ah, Resti. Peran imunitas mukosa terhadap infeksi Mycobacterium Tuberculosis. Jurnal Respirasi Universitas Airlangga. 2016; 2(2): 61-8.

Siagian, JP. Efek kekurangan energi protein terhadap gambaran histologi duodenum tikus putih galur Sprague dawley [Naskah Publikasi]. Pontianak: Universitas Tanjungpura. 2015.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Penilaian Status Gizi. Jakarta: Menkes RI, 2017.

Nasution, Sheba. Malnutrisi dan anemia pada penderita tuberkulosis. Medical Journal of Lampung Univesity. 2015; 4(8): 29-35.

Mulyadi, Yenni F. Hubungan tuberkulosis dengan HIV/AIDS. Jurnal PSIK FK unsiyah. 2011; 2 (2). 39-47.

Kulsum, Iceu Dimas, Erlina B. Factor yang mempengaruhi sputum bta paru kasus baru dengan DM. J Respir Indo. 2017; 37(2).

Prayogo, A. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Berobat

Anti Tuberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Pamulang Tangerang Selatan Provinsi Banten Periode Januari 2012- januari 2013. Jakarta: UIN Jakarta. 2013.

Anggraeni, S.K., Raharjo M., dan Nurjazuli. Hubungan Kualitas

lingkungan fisik rumah dan perilaku kesehatan dengan kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Gondanglegi Kabupaten Malang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2016; 3(1): 559-68.

Kenedyanti, E. dan Lilis S. Anailsis MTB dan Kondisi fisik rumah dengan kejadiantuberkulosis paru. Jurnal FKM Unair. 2017; 10: 23-5.

Putri, JA. Hubungan pengetahuan dan tingkat pendidikan PMO terhadap kepatuham minum OAT pasien TB Paru. Medical Journal of Lampung University. 2015; 4(8): 81-4.

Safitri, M. Hubungan kinerja pengawas minum obat dengan keteraturan pengobatan pasien TB paru dan konversi sputum BTA di RSUDZA Banda Aceh [Skripsi]. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala. 2016.

Oktia TS. Gambaran tingkat kepositifan basil tahan asam, angka konversi, dan hasil pengobatan pada pasien tuberkulosis paru kategori I di UP4 Provinsi Kalimantan Barat periode 2009-2012 [Skripsi]. Pontianak: Universitas Tanjungpura. 2014.

Mlotshwa M., Natasha M, et al. Risk factors for tuberculosis smear non- conversio in Eden district, Western Cape, South Africa, 2007–2013: a retrospective cohort study. 2016; 16: 365-69




DOI: https://doi.org/10.26618/aimj.v3i1.4037

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.